PURWAKARTA ONLINE - Pada Senin, 10 Februari 2025, Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dan calon Presiden di Pemilu 2024, menyampaikan sebuah pernyataan menarik terkait hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam sambutannya di Kongres ke-XVIII Muslimat NU yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Prabowo mengungkapkan adanya pihak-pihak yang berusaha memisahkan dirinya dengan Jokowi.
Pernyataan ini langsung mencuri perhatian publik dan menambah spekulasi mengenai dinamika politik menjelang Pemilu 2024.
Prabowo dan Jokowi: Hubungan yang Diwarnai Oleh Pihak Ketiga
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa meskipun ada upaya dari beberapa pihak untuk menciptakan jarak antara dirinya dan Presiden Jokowi, ia tetap menjalin hubungan baik dengan Jokowi.
Baca Juga: Hamas Siap Pertahankan Gaza. Ketegangan Meningkat antara AS, Israel, dan Negara-negara Arab
Bahkan, Prabowo menyebutkan bahwa dalam beberapa kesempatan, Jokowi turut memfasilitasi pertemuannya dengan sejumlah tokoh penting, seperti Khofifah Indar Parawansa, yang kini menjadi Gubernur Jawa Timur terpilih.
Menurut Prabowo, pertemuannya dengan Khofifah, yang berlangsung menjelang Pilpres 2024, terjadi berkat inisiatif dari Jokowi.
"Yang suruh saya menghadap Bu Khofifah itu Pak Jokowi. Bener?" kata Prabowo, yang langsung disambut dengan senyuman dan anggukan oleh Khofifah.
Peran Jokowi dalam Pilpres 2024: Prabowo dan Khofifah
Prabowo juga menceritakan lebih lanjut bagaimana Presiden Jokowi memperkenalkan dirinya dengan Khofifah, yang sebelumnya tidak terlalu dekat dengannya.
Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan baik antara Prabowo dan Jokowi sudah terjalin dalam konteks politik yang lebih luas, termasuk dalam merencanakan calon-calon potensial untuk Pemilu 2024.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Pelaku Curanmor di Purwakarta, Modus Test Ride yang Berakhir di Tangan Polisi
Pernyataan ini semakin memperjelas dinamika politik yang melibatkan berbagai pihak dalam menentukan arah politik Indonesia, khususnya dalam menyongsong Pilpres 2024.