PURWAKARTA ONLINE - Depok, Kasus tewasnya selebgram asal Medan, Ella Nanda Sari Hasibuan (30), setelah menjalani prosedur sedot lemak di WSJ Clinic, Depok, terus bergulir.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa dokter yang menangani prosedur tersebut bukanlah seorang dokter spesialis.
Ella Nanda Sari Hasibuan meninggal dunia usai menjalani sedot lemak di klinik tersebut.
Dalam pernyataannya, Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana menyebutkan bahwa dokter yang menangani Ella hanya seorang dokter umum.
"Berdasarkan keterangan dari para saksi, dokter A memang bukan dokter spesialis. Dokter umum," tegas Kombes Arya Perdana.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, juga menambahkan bahwa dokter yang bersangkutan hanya memiliki sertifikat pelatihan estetika dan bukan spesialis.
"Dokter A tercatat sebagai dokter umum dan hanya memiliki sertifikat pelatihan estetika saja. Bukan spesialis," kata Mary.
Hari ini, jasad Ella akan diekshumasi dan dilakukan autopsi oleh pihak Biddokkes Polda Sumatera Utara.
Baca Juga: Tewasnya Selebgram Ella Nanda Sari Usai Sedot Lemak, Klinik WSJ Beauty Dipasangi Garis Polisi
Ekshumasi ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian selebgram tersebut.
"Insyaallah akan dilaksanakan ekshumasi dan kemudian autopsi oleh pihak Biddokkes Polda Sumatera Utara," ujar Kapolres Arya Perdana.
Keluarga Ella Nanda Sari telah memberikan restu kepada penyidik Polres Metro Depok untuk melakukan ekshumasi dan autopsi.
Setelah proses tersebut selesai, jasad Ella akan dimakamkan kembali pada hari yang sama.