PURWAKARTA ONLINE - Diaspora Indonesia di Los Angeles, Amerika Serikat, menghadapi cobaan berat akibat kebakaran hutan yang melanda sejak Selasa (7/1).
Bencana ini tak hanya menghancurkan properti, tetapi juga menimbulkan ancaman baru berupa penjarahan.
Dewi Rusmiati, salah satu diaspora Indonesia, menceritakan kisahnya.
"Cuaca sedang dingin, kita tidak mengira akan ada kebakaran," ujar Dewi, dikutip dari VoA.
Rumah Dewi hangus dilalap api, meninggalkan luka mendalam.
Baca Juga: Petugas Dishub Depok Terseret 400 Meter oleh Pikap yang Terobos Lampu Merah, Sopir Kabur
Selain kerugian materi, warga menghadapi ancaman penjarahan.
Hingga Jumat (10/1), sedikitnya 20 orang ditangkap karena mencoba mencuri di area terdampak.
Warga yang mengungsi bahkan nekat melakukan patroli mandiri demi menjaga sisa harta benda mereka.
Sheriff Los Angeles County, Robert Luna, menegaskan bahwa patroli ketat dilakukan untuk mencegah kejahatan.
"Kami akan menangkap siapa pun yang berada di area tersebut tanpa izin," tegasnya.
Baca Juga: Saepul Bahri Binzein Resmi Ditetapkan sebagai Bupati Purwakarta Terpilih
Bencana ini menjadi pengingat betapa kompleksnya dampak karhutla, tidak hanya pada lingkungan tetapi juga kehidupan sosial masyarakat.***
Artikel Terkait
Ariel Tatum dan Abidzar Bintangi A Business Proposal, Adaptasi Webtoon Populer
Abidzar Al-Ghifari Bintangi "A Business Proposal", Adaptasi Webtoon Populer
Ricco Hertanto dan PT AJP, Dari Kesuksesan ke Masalah Hukum
Musrenbang Desa Kiarapedes 2026, Desa Percontohan Anti Korupsi Siap Wujudkan Pembangunan Strategis
Hasto Kristiyanto: Bukti-Bukti Mengejutkan Terkait Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan
Penggeledahan Hasto Kristiyanto: Satgas PDIP Jaga Ketat, Barang Bukti Diangkut KPK
Mobil Menteri Berpelat RI 36 Viral! Tindakan Patwal Membelah Kemacetan Jadi Sorotan Netizen
Viral! Taksi Alphard Berani Halangi Mobil RI 36, Netizen Soroti Aksi Patwal
Saepul Bahri Binzein Resmi Ditetapkan sebagai Bupati Purwakarta Terpilih
Petugas Dishub Depok Terseret 400 Meter oleh Pikap yang Terobos Lampu Merah, Sopir Kabur