PURWAKARTA ONLINE - Hotel Aruss, salah satu hotel mewah di Kota Semarang, ternyata memiliki cerita kelam di balik kemegahannya.
Brigjen Pol. Helfi Assegaf dari Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkap bahwa hotel ini dibangun dengan dana hasil judi online yang diproses melalui pencucian uang.
Alur Dana yang Rumit
Dana sebesar Rp 40,5 miliar ditransfer melalui beberapa rekening nominee.
"Uang hasil judi ini disamarkan melalui layering, lalu disetorkan ke rekening PT Arta Jaya Putra (AJP), pengelola Hotel Aruss," kata Helfi.
Baca Juga: Johnny Wong Mualaf yang Inspiratif, Kisah Ayah Baim Wong yang Penuh Makna
Rekening tersebut terkait dengan platform judi online seperti Dafabet, Agen 138, dan Judi Bola.
Modus ini dirancang untuk menyembunyikan jejak uang haram yang akhirnya digunakan untuk membangun hotel.
Siapa di Balik Hotel Aruss?
PT AJP, perusahaan properti yang mengelola Hotel Aruss, disebut sebagai penerima dana hasil judi online.
Perusahaan ini dipimpin oleh Ricco Hertanto dan Tri Nurtaufan, yang hingga kini masih berstatus saksi.
Baca Juga: Evaluasi Kepemimpinan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Hotel Aruss pertama kali beroperasi penuh pada Juni 2022.
Dengan fasilitas mewah seperti rooftop hall dan jogging track tertinggi di Indonesia, hotel ini berhasil mencetak rekor MURI.
Artikel Terkait
Evaluasi Kepemimpinan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Waspada Virus HMPV yang Merebak di Cina, Bagaimana Indonesia Mengantisipasi?
Johnny Wong Mualaf yang Inspiratif, Kisah Ayah Baim Wong yang Penuh Makna
Paula Verhoeven dan Baim Wong di Tengah Duka, Perpisahan Haru dengan Johnny Wong
Johnny Wong, Sosok Ayah Inspiratif di Balik Kesuksesan Baim Wong
Paula Verhoeven dan Momen Haru di Rumah Duka Johnny Wong
Ayah Baim Wong Meninggal Dunia, Sosok Johnny Wong yang Dekat dengan Quraish Shihab
Kenangan Terakhir Paula Verhoeven Bersama Johnny Wong
Siapa Dibalik Hotel Aruss Semarang? Fakta Penyitaan Rp200 Miliar
Mafia Judol di Balik Hotel Aruss Semarang, TPPU Senilai Rp 40 Miliar!