Yok Kenali! Human Metapneumovirus (HMPV) Melonjak di China: Ancaman Baru Musim Dingin

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 11:35 WIB
Ilustrasi merebaknya virus HMPV di China memicu kekhawatian negara-negara termasuk Indonesia. (Photo by CDC: https://www.pexels.com/photo/coronavirus-3992933/)
Ilustrasi merebaknya virus HMPV di China memicu kekhawatian negara-negara termasuk Indonesia. (Photo by CDC: https://www.pexels.com/photo/coronavirus-3992933/)

Pada kasus yang lebih serius, HMPV dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia, terutama pada bayi, lansia, dan individu dengan penyakit paru seperti asma, PPOK, atau emfisema.

Menurut CDC China, masa inkubasi virus ini berkisar antara tiga hingga lima hari, dan gejalanya dapat berlangsung hingga tujuh hari.

Hingga kini, belum tersedia terapi antivirus atau vaksin untuk menangani HMPV.

Seperti halnya COVID-19, pencegahan HMPV melibatkan:

  1. Memakai masker di tempat ramai.

  2. Mencuci tangan dengan sabun secara rutin.

  3. Menjaga jarak sosial.

  4. Menghindari keramaian jika memungkinkan.

  5. Menjaga kebersihan lingkungan.

  6. Memastikan ventilasi ruangan yang baik.

  7. Menerapkan gaya hidup sehat.

Baca Juga: China Digemparka Virus Musiman yang Mengguncang Dunia Kesehatan

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Widyawati, menyatakan bahwa hingga kini, belum ditemukan kasus HMPV di Indonesia.

Namun, ia tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama di musim hujan yang dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan.

Widyawati menambahkan bahwa meskipun kasus influenza A varian H5N1 pernah terjadi di Indonesia, tidak ada laporan baru sejak 2018.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X