Heboh! Habiburokhman Sebut Mahfud MD Orang Gagal, Netizen Bereaksi Keras

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Senin, 30 Desember 2024 | 07:00 WIB
Habiburokhman, Politisi Gerindra. (instagram.com/habiburokhmanjkttimur)
Habiburokhman, Politisi Gerindra. (instagram.com/habiburokhmanjkttimur)

Baca Juga: UMK Purwakarta 2025, Mewujudkan Kesejahteraan dan Keadilan

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi gertakan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto soal skandal elite politik.

"Kalau memang ada pejabat yang terlibat skandal, ya disampaikan saja. Semua ada landasan hukumnya," ujar Prasetyo di Jakarta, Sabtu (28/12/2024).

Pernyataan Prasetyo menambah panas perdebatan terkait langkah pemberantasan korupsi. Ia menegaskan bahwa segala pelanggaran hukum harus didasarkan pada fakta hukum yang jelas.

Wacana denda damai bagi koruptor yang diusung Presiden Prabowo Subianto menuai polemik.

Baca Juga: Persib Berhasil Juara Paruh Musim Liga 1 2024/25 Usai Tundukkan Persis Solo

Banyak pihak menganggap langkah ini berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi.

Mahfud MD sebelumnya mengkritik keras wacana tersebut, menyebutkan bahwa korupsi harus ditindak tegas, bukan sekadar mengembalikan uang negara.

Sementara itu, Habiburokhman justru menilai bahwa perdebatan seperti ini hanya membuang waktu.

"Kita ini memperdebatkan hal yang remeh temeh tapi melupakan hal paling substansi dalam pemberantasan korupsi," tegasnya.

Baca Juga: Kemenangan Saepul Bahri Binzein di Pilkada Purwakarta 2024

Hingga kini, warganet terus mengawasi perkembangan perdebatan ini. Sosok seperti Mahfud MD dan Habiburokhman dianggap mencerminkan dua pendekatan berbeda dalam mengatasi korupsi.

Yang jelas, suara masyarakat menjadi penentu bagaimana isu ini akan berkembang ke depannya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X