PURWAKARTA ONLINE - Setelah lebih dari dua dekade pemerintahan yang penuh kekerasan dan ketegangan politik, Presiden Suriah Bashar al-Assad akhirnya melarikan diri, mengakhiri lebih dari 53 tahun kekuasaan otoriter keluarganya di Suriah.
Pada Minggu (8/12), pasukan pemberontak, yang dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), berhasil merebut ibu kota Damaskus.
Dalam peristiwa yang mengejutkan ini, Assad dilaporkan kabur menggunakan pesawat, meninggalkan negara yang telah lama dilanda perang saudara.
Peristiwa ini merupakan puncak dari serangkaian serangan besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan oposisi, yang sebelumnya sudah menguasai wilayah-wilayah penting di Suriah, termasuk Aleppo, kota terbesar kedua.
Serangan yang dimulai pada 27 November ini mengakhiri kekuasaan keluarga Assad yang dimulai sejak ayahnya, Hafez al-Assad, naik ke tampuk kekuasaan pada 1970.
Hafez, seorang pemimpin dari kelompok minoritas Alawi, memimpin Suriah dengan tangan besi dan mewariskan kendali atas negara ini kepada anaknya, Bashar, setelah meninggal dunia pada 2000.
Kekuasaan Bashar al-Assad, yang dimulai dengan pemilihan kontroversial di mana kotak suara kosong menjadi pesaing utamanya, telah berujung pada kehancuran Suriah.
Setelah protes damai yang dimulai pada 2011 melawan rezimnya berujung pada tindakan represif, perang saudara pun pecah, menyebabkan ratusan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi.
Baca Juga: PSS Sleman vs PERSIB, Duel Sengit di Pekan Ke-13 Liga 1 2024/25
Dalam waktu singkat, negara yang dulu dianggap sebagai kekuatan utama di Timur Tengah itu terpecah belah.
Pasukan oposisi, yang sebelumnya tidak terlalu terkoordinasi, kini memiliki momentum besar dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk negara-negara Barat yang sejak awal mengkritik kebijakan represif Assad.
Keberhasilan mereka merebut Damaskus adalah simbol dari runtuhnya kekuasaan yang telah menguasai Suriah selama lebih dari lima dekade.
Dengan runtuhnya rezim Assad, banyak yang bertanya-tanya apa yang akan terjadi selanjutnya di negara yang telah hancur ini.
Artikel Terkait
Tak Ingin Lagi! Tiga Pernyataan Penting soal Pengunduran Diri Gus Miftah
Bukan Karena Kasus Itu Saja! Pernyataan-Pernyataan Penting soal Pengunduran Diri Gus Miftah
Mundurnya Gus Miftah Diduga Karena Video Viral! Ini Pernyataan Pengunduran Diri Gus Miftah
Tips Adu Suit Lazada 12.12, Game Interaktif Berhadiah Voucer Total Rp130 Juta!
Promo 12.12 Lazada: Diskon Besar, Flash Sale, dan Voucer Jutaan
Adu Suit Lazada dan Promo 12.12, Kombinasi Sempurna untuk Belanja Hemat
Suit Lazada 12.12: Tips Cara Bermain, Jadwal, dan Hadiah Menarik
Cara Mengobrol dengan Meta AI di WhatsApp
Panduan Lengkap Menggunakan Meta AI di WhatsApp
Gus Miftah Mundur dari Jabatan Staf Khusus Presiden, Diduga Karena Video Viral, Kurangi Beban Istana Menghadapi Polemik