Johan Riadi Alias Guru Gembul: Anak SMA Tidak Bisa Baca Tulis, Pendidikan Indonesia Mundur?

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Sabtu, 19 Oktober 2024 | 13:29 WIB
Johan Riadi alias Guru Gembul, sampaikan kondisi kualitas pendidikan di Indonesia yang ditenggarai menurun. (Yt. Guru Gembul)
Johan Riadi alias Guru Gembul, sampaikan kondisi kualitas pendidikan di Indonesia yang ditenggarai menurun. (Yt. Guru Gembul)

"Dulu, kalau anak-anak tidak mampu, ya mereka tidak naik kelas. Sekarang, naik terus, tapi saat sudah SMA, ternyata tidak bisa apa-apa."

Efek Jangka Panjang Terhadap Generasi Muda

Menurut Guru Gembul, kebijakan ini justru merugikan anak-anak itu sendiri.

Mereka "naik kelas" secara formal, namun kemampuan dasar mereka tidak terasah.

Akibatnya, saat memasuki jenjang yang lebih tinggi, seperti SMA, mereka tidak siap menghadapi tantangan akademis yang lebih kompleks.

Hal ini, menurutnya, mencerminkan krisis pendidikan yang semakin mendalam.

Baca Juga: Gol Edo Febriansah dan Ciro Alves: Penyebab Senyum Bojan Hodak

Ketika anak-anak lulus dari sistem pendidikan formal tanpa keterampilan yang memadai, mereka akan kesulitan bersaing di dunia nyata.

Solusi yang Ditawarkan

Walaupun Guru Gembul tidak secara langsung menawarkan solusi konkret dalam video singkatnya, namun kritik tajamnya terhadap sistem pendidikan yang hanya mementingkan kelulusan tanpa memperhatikan kualitas jelas merupakan panggilan bagi pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Guru Gembul selalu menekankan pentingnya pendidikan yang menyesuaikan dengan potensi dan minat anak, bukan sekadar mengejar formalitas kelulusan.

Menurutnya, sistem pendidikan harus berfokus pada pengembangan kemampuan individu, bukan hanya angka di rapor.

Baca Juga: Senyuman Senang Bojan Hodak Usai Kemenangan PERSIB

Sebuah Peringatan Keras

Video Guru Gembul ini tentu saja menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X