PURWAKARTA ONLINE, Aceh - Dalam suasana pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh yang semakin memanas, salah satu pernyataan Muzakir Manaf, atau akrab disapa Mualem, telah menarik perhatian publik dan memicu kontroversi.
Mualem, yang mencalonkan diri sebagai gubernur Aceh, sempat membuat pernyataan yang dianggap keliru mengenai pengangguran.
Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers setelah pendaftaran ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Kontroversi Pernyataan Mualem
Dalam acara tersebut, Mualem menyebutkan, “Jika kita terpilih nanti Insya Allah, kita akan bangun pengangguran semaksimal mungkin akan kita tekankan.”
Kalimat ini menuai reaksi tajam dan cepat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak pihak menganggap bahwa pernyataan tersebut menunjukkan kebijakan yang kontraproduktif, karena seolah-olah Mualem berniat untuk "membangun" atau "meningkatkan" pengangguran.
Baca Juga: Ternyata Tidak Ada Kasta di Bali!
Klarifikasi dari Faisal Rizal Hasan
Menanggapi polemik ini, Faisal Rizal Hasan, Wakil Ketua Bapilu DPA Partai Aceh, mengeluarkan klarifikasi pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Faisal menegaskan bahwa pernyataan Mualem telah disalahpahami.
Menurutnya, Mualem bermaksud menyampaikan komitmennya untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh, bukan meningkatkannya.
Faisal menjelaskan bahwa kesalahan ini mungkin terjadi akibat kelelahan dan kondisi padat massa saat acara pendaftaran.
Ia menyebutkan, "Tujuan Mualem bagus dan mulia, yang ingin beliau sampaikan adalah menekan angka kemiskinan serta pengangguran. Mungkin tadi bukan salah beliau, tapi kesalahan di teks."
Artikel Terkait
Beberapa LSM Bantu Amankan Pendaftaran Binzein dan Bang Jo ke KPU Purwakarta
Menantu Sombongkan Fasilitas, Pejabat Tinggi se-Indonesia Ketar-Ketir!
Dokter Aulia (PPDS) Mati Tragis, Sungguh Ironis Sang Ayah Menyusul!
Jelita Jeje Bela Erina Gudono, Terkuaklah Fakta Gratifikasi Para Pejabat Selama ini
Kronologi Kematian Dokter Aulia Akibat Bullying: Indikasi Perundungan Muncul dari Buku Harian
Jelita Jeje Patut Diapresiasi, Berani Bongkar Kebiasaan Gratifikasi Pejabat
Tragis! Kematian Dokter Aulia Akibat Bullying: Perjalanan Hidup yang Berakhir Tragis di Kos Semarang
Tragis! Kematian Dokter Aulia Akibat Bullying: Bukti Baru Lewat Rekaman
Memilukan Semua Orang, Pesan Dokter Aulia Risma untuk Sang Ayah: "Sakit, Pah"
Jelita Jeje Ungkap Kebiasaan Gratifikasi Mertuanya, Pejabat Tinggi Ketar-Ketir