Perjalanan Politik Hamzah Haz: Wakil Presiden ke-9 yang Mengabdi untuk Indonesia

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 09:35 WIB
Pesan Hamzah Haz untuk Generasi Muda Penerus Pendiri Bangsa: Terapkan Pancasila dengan Baik! (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Pesan Hamzah Haz untuk Generasi Muda Penerus Pendiri Bangsa: Terapkan Pancasila dengan Baik! (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

PURWAKARTA ONLINEHamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9, memiliki perjalanan politik yang penuh dedikasi dan prestasi. Dilahirkan di Kalimantan Barat, Hamzah Haz telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah politik Indonesia.

Artikel ini menyajikan ulasan mendalam tentang kehidupan, pendidikan, dan kontribusi Hamzah Haz, serta bagaimana perjalanan politiknya membentuk negara.

Baca Juga: BPOM Jelaskan Soal Roti Aoka Bisa Tahan Lama, Begini Katanya!

Pendidikan yang Memperkuat Fondasi

Hamzah Haz memulai pendidikan dasar dan menengah di Kalimantan Barat, menyelesaikan SMP dan SMEA di Pontianak. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Akademi Koperasi Negara, Yogyakarta, dan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, Pontianak. Pendidikan ini membekalinya dengan pemahaman ekonomi yang kuat dan minat mendalam terhadap koperasi dan ekonomi kerakyatan.

Karier Politik yang Cemerlang

Karier Hamzah Haz dimulai sebagai guru dan wartawan, sebelum memasuki dunia politik. Ia menjabat sebagai Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) pada tahun 1962 dan kemudian berkiprah di berbagai posisi penting, termasuk Ketua Badan Pemeriksa Induk Koperasi Kopra Indonesia dan Ketua Presidium KAMI Konsulat Pontianak.

Baca Juga: Pembukaan PD-PKPNU Angkatan ke-V di Sukatani Purwakarta, Membangun Kader NU Unggul dan Berdaya Saing

Dari 1968 hingga 2001, Hamzah menjadi anggota DPRD Kalimantan Barat dan DPR RI. Ia memegang berbagai jabatan penting, termasuk Menteri Negara Investasi dan Kepala BKPM, Wakil Ketua DPR, serta Menko Kesra dan Taskin. Puncak karier politiknya adalah saat dilantik sebagai Wakil Presiden RI pada 26 Juli 2001, mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri hingga 2004.

Kontribusi dan Warisan

Sebagai Wakil Presiden, Hamzah Haz berperan kunci dalam menjaga stabilitas politik dan meneruskan agenda reformasi, dengan fokus pada kesejahteraan rakyat dan pengentasan kemiskinan.

Baca Juga: Kondisi Cedera Febri Hariyadi Masih Dipantau : Pemain Persib dalam Perawatan Intensif

Ia juga dikenal sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di mana ia berperan dalam mempersatukan partai-partai Islam di Indonesia selama era Orde Baru.

Hamzah Haz aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, menunjukkan kesederhanaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Kehidupan pribadinya yang sederhana, meski memegang jabatan tinggi, mencerminkan sifat merakyat yang dimilikinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Sumber: liputan6.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X