Nvidia Terancam Rugi Rp92 Triliun Akibat Pembatasan Ekspor Chip AI ke China

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Senin, 21 April 2025 | 21:03 WIB
Strategi baru NVIDIA produksi chip AI di AS, antisipasi konflik dagang sekaligus perkuat posisi di industri teknologi. (NVIDIA)
Strategi baru NVIDIA produksi chip AI di AS, antisipasi konflik dagang sekaligus perkuat posisi di industri teknologi. (NVIDIA)

Respon Pasar dan Kekhawatiran Global

Saham Nvidia tercatat anjlok hingga 6,87 persen dalam perdagangan minggu lalu setelah pengumuman pembatasan ini.

Analis Wedbush Securities menilai meskipun dampak keuangan bersifat jangka pendek, efek jangka panjangnya bisa merugikan posisi Nvidia di pasar Asia.

“Ini adalah tanda jelas bahwa Nvidia menghadapi hambatan besar dalam menjual produk ke China,” kata Dan Ives dari Wedbush Securities.

Perang Dagang AS-China Masih Berlanjut

Kebijakan perdagangan yang berubah-ubah dan penuh ketidakpastian seperti ini memperburuk ketegangan antara AS dan China, serta mengganggu stabilitas perdagangan global.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebelumnya telah memperingatkan bahwa pertumbuhan perdagangan global akan melambat tajam karena tarif dan kebijakan yang tidak konsisten.

Baca Juga: Samsung Galaxy A26 5G Resmi Rilis April 2025: HP Rp 3 Jutaan dengan Fitur AI, Tahan Air, dan Update 6 Tahun

Nvidia kini berada dalam posisi sulit.

Meski telah berupaya mematuhi aturan ekspor AS dengan meluncurkan chip H20, perubahan kebijakan secara tiba-tiba membuat perusahaan ini harus menelan potensi kerugian besar.

Langkah ini menunjukkan betapa dinamis dan tak terduganya lanskap geopolitik dalam industri teknologi saat ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Spesifikasi Singkat dan Lengkap Vivo X300 Ultra

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:10 WIB
X