Respon Pasar dan Kekhawatiran Global
Saham Nvidia tercatat anjlok hingga 6,87 persen dalam perdagangan minggu lalu setelah pengumuman pembatasan ini.
Analis Wedbush Securities menilai meskipun dampak keuangan bersifat jangka pendek, efek jangka panjangnya bisa merugikan posisi Nvidia di pasar Asia.
“Ini adalah tanda jelas bahwa Nvidia menghadapi hambatan besar dalam menjual produk ke China,” kata Dan Ives dari Wedbush Securities.
Perang Dagang AS-China Masih Berlanjut
Kebijakan perdagangan yang berubah-ubah dan penuh ketidakpastian seperti ini memperburuk ketegangan antara AS dan China, serta mengganggu stabilitas perdagangan global.
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebelumnya telah memperingatkan bahwa pertumbuhan perdagangan global akan melambat tajam karena tarif dan kebijakan yang tidak konsisten.
Nvidia kini berada dalam posisi sulit.
Meski telah berupaya mematuhi aturan ekspor AS dengan meluncurkan chip H20, perubahan kebijakan secara tiba-tiba membuat perusahaan ini harus menelan potensi kerugian besar.
Langkah ini menunjukkan betapa dinamis dan tak terduganya lanskap geopolitik dalam industri teknologi saat ini.***
Artikel Terkait
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A55 256GB Terbaru di November 2024
Harga Samsung Galaxy A54 Terbaru November 2024: Spesifikasi, Fitur, dan Pilihan Varian yang Perlu Diketahui
Samsung Kembali Memimpin Pasar Ponsel Dunia: S24 Ultra dan Tren Terbaru di Industri Smartphone 2024
Samsung Galaxy S24 FE 2024: Flagship Terjangkau dengan Fitur Canggih dan AI Revolusioner
Acer Swift 14 Ai Co-Pilot Plus PC 2024: Laptop Tipis dan Ringan dengan Performa Super Tangguh dan Baterai Tahan Lama
Menyelisik Tantangan Utama Adopsi Teknologi AI Mobile yang Semakin Canggih: Peluang dan Tantangan di Era Digital
Gemini 2.5 Pro hingga Samsung Onyx Cinema LED: Inovasi Teknologi Terpopuler 2025
Samsung Galaxy A26 5G Resmi Rilis April 2025: HP Rp 3 Jutaan dengan Fitur AI, Tahan Air, dan Update 6 Tahun
NVIDIA Research: Inovasi AI, Grafis Generatif, dan Chip Modern yang Mengubah Dunia Teknologi
Inovasi AI Deteksi Dini Parkinson Lewat MRI: Tingkat Akurasi Capai 95%
Samsung Solve for Tomorrow 2025 Resmi Dibuka, Ajak Inovator Muda Wujudkan Solusi Teknologi Global