Kopi dan Gula. Nasehat kiyai kepada Santrinya

photo author
Tim Purwakarta Online 04, Purwakarta Online
- Minggu, 31 Juli 2022 | 10:02 WIB
Santri milenial
Santri milenial

purwakarta Online - Disebuah pondok pesantren besar ada seorang Kiyai yang sangat luarbiasa akan keilmuanya.

Beliau ini sangat cerdas, bijaksana dan taat dalam hal beribadah. 

Beliau juga mempunyai banyak Santri, setiap hari beliau selalu mengajarkan Santrinya agar menjadi orang yang berakhlak dan berguna dimasyarakat nanti. 

Suatu ketika dalam pembelajaranya kiyai memberikan sebuah nasehat yang sangat luarbiasa kepada santrinya. 

Baca Juga: Ibu hamil harus tahu ini! 8 Amalan untuk mendapatkan anak yang baik

Nasehat ini disampaikan agar Santrinya tidak menjadi orang yang sabar dan tabah dalam menghadapi segala cobaan hidup. 

Dibawah saya ceritakan sebuah percakapan antara Santri dan Kiyai. 

Kiyai: "Nak, Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya".

Santri: "Baik, kiyai"
Tidak berapa lama, sang santri sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.

Baca Juga: Pian Ahmad Sopian: Pak Maman Rusmana produsen petani muda di Purwakarta!

Kiyai: "Cobalah kamu rasakan kopimu nak, bagaimana rasa kopimu?"
Santri: "Rasanya sangat pahit sekali kiyai" dengan wajah kepahitan. 

Kiyai: "Tuangkanlah sesendok gula dan aduklah, bagaimana rasanya"?

Santri: "Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, kiyai".
Kiyai: "Tuangkanlah sesendok gula lagi, lalu  aduklah, bagaimana rasanya?"

Santri: "Rasa pahitnya sudah berkurang banyak, kiai".

Baca Juga: Sambut tahun Islam 1444 H, Istigosah dan Pawai Obor

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X