PURWAKARTA ONLINE – Dunia saat ini sedang menyaksikan kenyataan pahit: kapitalisme telah berubah wajah.
Yang dulu disebut sistem pasar bebas, kini telah menjelma menjadi sistem korporatokrasi.
Tan Malaka sudah memprediksi hal ini sejak 1924.
Dalam bukunya Naar de "Republiek Indonesia", Tan Malaka menjelaskan bagaimana krisis dunia akan mengubah wajah ekonomi global.
Ia menuliskan bahwa kapitalisme, cepat atau lambat, akan runtuh.
Baca Juga: Video Viral Its Anggi Bikin Geger, Disebut Ratu Link Doodstream dan Justpaste
Ramalan itu terbukti ketika Amerika Serikat dilanda krisis ekonomi besar pada 1930-an.
Franklin D. Roosevelt meluncurkan kebijakan New Deal yang memperlihatkan kolaborasi erat antara negara dan korporasi.
Pemerintah mulai campur tangan langsung dalam ekonomi, dan perusahaan besar mendapatkan posisi strategis.
Fenomena ini kemudian dikenal sebagai korporatokrasi—sistem di mana perusahaan raksasa dan pemerintah berjalan beriringan.
Negara tak lagi menjadi wasit yang netral, tapi justru ikut bermain di lapangan bersama korporasi.
Baca Juga: Heboh Video Cikgu Fadilah dan Abang Wiring, Netizen Cari Link Download Asli
Contohnya bisa dilihat di Jepang pada 1930-an, ketika konglomerat besar seperti zaibatsu bekerja sama dengan pemerintah.
Mereka menguasai industri dan menjadi kekuatan dominan dalam kebijakan ekonomi negara.