Hati-Hati! Simak Gejala Gondongan Atau Gondok dan Cara Pencegahannya

photo author
Adi Mulyadi, Purwakarta Online
- Sabtu, 16 November 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi gondongan pada anak ( Foto: Getty Images/iStockphoto)
Ilustrasi gondongan pada anak ( Foto: Getty Images/iStockphoto)

 

PURWAKARTA ONLINE - Gondongan adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus paramyxovirus.

Infeksi ini menyerang kelenjar parotis, yaitu kelenjar penghasil air liur yang terletak di bawah telinga.

Penyakit ini sering ditandai dengan pembengkakan di area pipi atau rahang.

Gejala Gondongan yang Perlu Diwaspadai

Gejala gondongan biasanya muncul 12–25 hari setelah seseorang terinfeksi.

Baca Juga: Justin Hubner Cetak Gol Pembuka, Timnas Indonesia Tertinggal 0-2 dari Jepang

Berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan:

  • Pembengkakan pipi dan rahang: Bisa terjadi di satu atau kedua sisi wajah.
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan: Kelenjar yang meradang menyebabkan rasa sakit.
  • Demam tinggi: Suhu tubuh bisa mencapai 39°C.
  • Mulut kering: Produksi air liur berkurang.
  • Sakit kepala: Sering muncul bersama demam.
  • Nyeri sendi: Biasanya diikuti rasa lelah.
  • Hilang nafsu makan: Akibat nyeri dan rasa tidak nyaman.

Pada beberapa kasus, gejalanya ringan bahkan tidak terlihat.

Namun, jika Anda mengalami gejala berat seperti sakit kepala hebat, kejang, atau pingsan, segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga: 7 Manfaat Minyak Kemiri untuk Kesehatan dan Kecantikan Rambut Anda

Penyebab dan Cara Penularan

Gondongan disebabkan oleh infeksi virus yang menyebar melalui:

1. Percikan ludah saat batuk, bersin, atau berbicara.

2. Kontak langsung dengan penderita, seperti berciuman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Adi Mulyadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X