PURWAKARTA ONLINE - Hari Uang Nasional pada 30 Oktober menjadi momen penting dalam sejarah keuangan Indonesia.
Tepat 77 tahun lalu, Oeang Republik Indonesia (ORI) pertama kali diedarkan.
Penerbitan uang ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemerdekaan ekonomi, dengan memiliki mata uang sendiri sebagai simbol kedaulatan negara.
Mengapa ini penting? Sebelumnya, Indonesia menggunakan mata uang Jepang dan Belanda.
Baca Juga: Najwa Shihab Diserang di Media Sosial, Maudy Asmara Bela: Kritik Dinilai Tidak Berimbang
Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Keuangan saat itu, mengusulkan agar Indonesia segera memiliki uang sendiri.
Namun, tantangan besar menghadang.
Belanda yang kembali ke Indonesia bahkan tetap menggunakan uang mereka untuk kebutuhan militer.
Pada 30 Oktober 1946, ORI resmi menjadi alat pembayaran sah setelah diumumkan oleh Mohammad Hatta melalui siaran radio.
Baca Juga: Elektabilitas Saepul Bahri Melesat, Peluang Anne-Budi Makin Tipis!
ORI menjadi solusi atas ketidakstabilan ekonomi yang dirasakan rakyat Indonesia pada masa itu.***
Artikel Terkait
Tamara Kalla, Tunangan Rasyid Rajasa dari Keluarga Kalla dengan Karier di Dunia Fashion
Tamara Kalla, Calon Istri Rasyid Rajasa yang Punya Karier Cemerlang di Dunia Fashion
Survei Terbaru Unggulkan Saepul Bahri dan Abang Ijo di Pilkada Purwakarta 2024
Elektabilitas Saepul Bahri Melesat, Peluang Anne-Budi Makin Tipis!
Persib Bandung Raih Kemenangan Tandang Perdana di Liga 1 2024/25
Persib Bandung Menang 2-0 di Markas Persik Kediri, Lanjutkan Tren Positif
Najwa Shihab Diserang di Media Sosial, Maudy Asmara: Ada Serangan Masif di TikTok
Najwa Shihab Diserang di Media Sosial, Maudy Asmara Bela: Kritik Dinilai Tidak Berimbang
Ungkapan Bojan Hodak Setelah Melawan Persik Kediri?
Ketua PCNU Purwakarta, Kader NU Tak Perlu Takut Hadapi Pilkada 2024