Mereka berangkat usai salat Subuh dan doa bersama yang dipimpin H.
Ujang Alim Adisaputra, S.Hut., tokoh KTNA Purwakarta.
Mereka bukan sekadar penonton.
Para petani ini ikut ambil bagian dalam gladi lapangan, sebagai simbol sinergi antara rakyat dan Polri.
“Petani harus maju dan sejahtera. Apalagi sekarang Polri jadi penyangga ketahanan pangan. Polisi bersama kita!” tegas H. Ujang.
Siapa Saja yang Terlibat?
Selain petani, latihan ini juga melibatkan:
- Banser NU
- Aktivis Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Mahasiswa BEM
- Komunitas dan organisasi masyarakat lainnya
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa HUT Bhayangkara bukan hanya milik polisi.
Ini pesta bersama, rakyat ikut andil.
Baca Juga: Masih Banyak Salah Paham, Warga Kira Semua Pemilik BPJS Bisa Dapat BSU Ketenagakerjaan
Aksi Menegangkan dari Polisi
Dari langit, anggota elite Polri melakukan atraksi terjun payung.
Di darat, motor patroli dan mobil taktis bermanuver cepat.
Polisi Satwa memamerkan kemampuan anjing pelacak. Satuan elit seperti Densus 88, Brimob, dan Inafis juga ambil bagian.
Latihan ini bukan sekadar seremoni.
Ini gambaran kesiapan dan profesionalitas aparat.
Menuju Puncak HUT 1 Juli
Segala persiapan ini ditujukan untuk menyambut puncak HUT Bhayangkara ke-79 yang akan digelar pada Selasa, 1 Juli 2025, di Monas.