PURWAKARTA ONLINE - Seorang teman dari pilot Susi Air, Philip Mehrtens, yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), mengungkapkan kekecewaannya karena operasi pembebasan belum berhasil dilakukan.
Teman Mehrtens, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, mengaku terkejut karena setelah dua bulan upaya penyelamatan, belum ada hasil yang memuaskan.
"Saya sangat kecewa. Saya berharap untuk mendengar kabar bahwa ia berhasil diekstradisi," ujarnya kepada Stuff.
Dia juga mengatakan bahwa teman-temannya di militer mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pelatihan untuk menghadapi situasi seperti ini.
Meskipun merasa kecewa, teman Mehrtens tetap berharap dan yakin bahwa Mehrtens bisa dibebaskan dengan selamat dan bahwa keluarganya hanya menginginkan pulangnya Mehrtens.
Upaya satuan tugas untuk menyelamatkan Philip Mehrtens, yang telah disandera sejak awal Februari, sedang berlangsung.
Baca Juga: Peran Guru Ngaji Dianggap Sangat Penting, Desa Margaluyu Anggarkan Insentif dari Dana Desa!
Namun, pada Sabtu (15/4), kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang satuan tugas, menewaskan seorang prajurit TNI dari Satgas Yonif R 321/GT di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Muda Julius Widjojono, mengatakan bahwa kematian pasukan TNI terkait dengan operasi penyelamatan pilot Susi Air.
Beberapa anggota TNI yang masih hilang dan dicari pasca kontak tembak.
Baca Juga: Viral, Jamil Bin Wahab Dipenjara Malaysia Selama 43 Tahun: Mau Pulang, Lupa Alamat Kampung Halaman!
Artikel Terkait
Video Viral Baby Putie Hoodie Pink di TikTok: Klarifikasi Pemeran Wanita Dalam Adegan Tidak Senonoh!
Kontroversi Sejarah Prabu Siliwangi Menjadi Mualaf: Benarkah Ia Pindah Agama dari Hindu ke Islam?
Pembunuhan Sadis Naima S Bachmid Pemilik Hotel di Jakarta Barat: Pelaku Tertangkap dan Ternyata ART!
Bagaimana Naima S Bachmid Dibunuh? Caranya Sangat Mengejutkan, Begini Pengakuan Dua Tersangka!
Viral, Jamil Bin Wahab Dipenjara Malaysia Selama 43 Tahun: Mau Pulang, Lupa Alamat Kampung Halaman!
MENGHARUKAN, Pria Ini Baru Saja Bebas dari Penjara di Malaysia Setelah 43 Tahun, Bingung Lupa Alamat Pulang!
Peran Guru Ngaji Dianggap Sangat Penting, Desa Margaluyu Anggarkan Insentif dari Dana Desa!
Gugurnya Prajurit TNI Saat Lawan OPM di Papua, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Keluarkan Perintah Tegas!
Desakan Komnas HAM untuk Bebaskan Pilot Susi Air di Papua: Upaya Selamatkan Nyawa TNI dan Warga Sipil!
Aksi Bantah-Membantah Antara TNI dan TPNPB-OPM Pasca Penyerangan di Pos Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan!