Ade Mulyana Diduga Bunuh Dea Permata Karisma! Polres Purwakarta Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:57 WIB
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dan jajaran saat menampilkan barang bukti kasus pembunuhan dengan korban perempuan muda di Kecamatan Jatiluhur.Ade Mulyana, asisten rumah tangga, diduga bunuh Dea Permata Karisma di Purwakarta. Polisi ungkap kronologi dan fakta terbaru.  (Ita Nina Winarsih/Lensapurwakarta.com)
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dan jajaran saat menampilkan barang bukti kasus pembunuhan dengan korban perempuan muda di Kecamatan Jatiluhur.Ade Mulyana, asisten rumah tangga, diduga bunuh Dea Permata Karisma di Purwakarta. Polisi ungkap kronologi dan fakta terbaru. (Ita Nina Winarsih/Lensapurwakarta.com)

Ibunda Korban Terkejut dan Merasa Dikhianati

Ibunda Dea, Yuli Ismawati (55), tak menyangka pelaku adalah orang dekat keluarga.

“Dia orang yang paling histeris saat kejadian, seolah paling kehilangan. Padahal keluarga sudah banyak membantu hidupnya,” ujar Yuli dengan suara berat.

Baca Juga: Masalah Royalti Kini Dalam Puncaknya Gratiskan Semua lagu Tompi Putuskan Keluar Dari WAMI

Yuli mengaku selama ini tidak pernah mendengar masalah antara anaknya dan Ade.

“Hubungan mereka baik-baik saja. Anakku itu orangnya baik, semua orang dianggapnya juga baik,” tambahnya.

Riwayat Teror Sebelum Pembunuhan

Fakta lain yang mencuat, Dea rupanya telah menerima ancaman pembunuhan sejak Mei 2025.

Pesan singkat berisi teror bahkan dibarengi aksi pengintaian oleh dua hingga tiga orang bermasker di sekitar rumahnya.

Baca Juga: Bangga Jadi Paskibra Nasional HUT RI Ke 80 Dua Siswa SMA Negeri 1 Wamenai Terlihat Bahagia Bertemu Langsung Prabowo

Ancaman itu diduga terkait masa lalu Dea saat bekerja sebagai HRD di sebuah perusahaan swasta di Purwakarta.

Ia pernah membantu seseorang mendapatkan pekerjaan, namun kemudian diminta menjauhi orang tersebut.

“Rumahnya pernah dilempari cat, bahkan orang yang mengancam pernah masuk ke rumah,” ungkap ayah korban, Sukarno (65).

Polisi Bantah Isu Laporan Tak Ditanggapi

Menanggapi isu bahwa laporan ancaman pembunuhan Dea tidak direspons Polsek Jatiluhur, AKP Enjang Sukandi menegaskan tidak ada laporan resmi yang masuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X