Hal ini karena truk tidak bisa mengangkut dalam kapasitas penuh imbas aturan ODOL.
Petani berharap ada solusi yang berpihak pada sektor pertanian. “Kalau terus seperti ini, sayuran habis sebelum sempat sampai pasar. Rugi kami makin besar,” keluh Widi.
Aturan ODOL yang membatasi dimensi dan beban muatan kendaraan berat, memang tengah menuai protes dari berbagai pihak, terutama para pelaku usaha logistik dan pertanian.
Jika tidak segera diatasi, krisis distribusi pangan bisa meluas dan berdampak pada inflasi harga bahan pokok.***
Artikel Terkait
Aksi Mogok Sopir Truk Gara-Gara Aturan ODOL, Petani Lembang Merugi Puluhan Ton Sayuran Tak Terangkut