PURWAKARTA ONLINE, Jakarta – Aksi protes dari Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan mengguncang ruang rapat Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3) sore.
Aksi ini berujung pada pelaporan ke Polda Metro Jaya oleh pihak sekuriti hotel.
Menurut laporan yang diterima Polda Metro Jaya, aksi tersebut bermula sekitar pukul 18.00 WIB ketika tiga orang yang mengaku sebagai perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil masuk ke Hotel Fairmont.
Mereka langsung menuju ruang rapat dan melakukan teriakan protes, menuntut dihentikannya rapat yang dinilai dilakukan secara tertutup dan tidak transparan.
Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 86 Perwira Tinggi, Rotasi Jabatan di Tiga Matra TNI
"Kelompok tersebut melakukan teriakan di depan pintu ruang rapat pembahasan revisi UU TNI agar rapat tersebut dihentikan karena dilakukan secara diam-diam dan tertutup," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Minggu (16/3).
Ade Ary menambahkan, pelapor yang merupakan sekuriti hotel merasa dirugikan atas kejadian tersebut dan melaporkan dugaan pelanggaran Pasal 172, 212, 217, 335, 503, dan 207 KUHP.
Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/1876/III/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Salah satu perwakilan Koalisi, Andri Yunus dari KontraS, terlihat membentangkan poster dan menyuarakan protes terhadap proses revisi UU TNI yang dinilai tidak melibatkan partisipasi publik.
"Kami dari Koalisi Reformasi Sektor Keamanan pemerhati di bidang pertahanan, hentikan karena tidak sesuai ini diadakan tertutup," tegas Andri.
Aksi ini tidak berlangsung lama.
Petugas keamanan hotel segera menarik Andri keluar dari ruangan dan mengamankan lokasi rapat.
Namun, protes tetap berlanjut dari luar ruangan dengan teriakan menuntut dihentikannya pembahasan RUU TNI.
Artikel Terkait
Leuweung Tiis Purwakarta, Hutan Pelindung Sumber Air Bersih
Om Zein Ajak Warga Hijaukan Purwakarta, 1.000 Pohon Ditanam!
BRImo Permudah Mudik Antarpulau, Kini Bisa Pesan Tiket Kapal Secara Digital!
Terancam 9 Tahun Penjara! Viral Pengeroyokan Sadis di Situ Wanayasa Purwakarta
Kades Sebut Korban Pengeroyokan di Situ Wanayasa Purwakarta Ingin Pulang, Tapi Muntah dan Belum Diizinkan RS
Parkir Rasa Pungli di Wisata Bandung, Netizen Keluhkan Biaya Parkir yang Tak Wajar!
Viral! Biaya Parkir Kebun Binatang Bandung Rp150 Ribu, Netizen Ramai-ramai Keluhkan Pungli dan Premanisme
Pengusaha Top Apresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait Dukung Program Prabowo: Pak Menteri Turun ke Lapangan!
Kapan Lagi Buka Bareng BRI Festival 2025 Digelar di GBK, Hiburan dan Edukasi Finansial Ramah Lingkungan
Panglima TNI Mutasi 86 Perwira Tinggi, Rotasi Jabatan di Tiga Matra TNI