PURWAKARTA ONLINE – Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Purwakarta.
Sepanjang tahun 2024, Dinas Kesehatan mencatat 1.088 kasus DBD, dengan 14 korban meninggal dunia.
Tingginya angka kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada.
Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta, Deni Darmawan, menegaskan bahwa peningkatan kasus DBD biasanya terjadi pada awal dan akhir musim hujan.
Baca Juga: Resmi! Zakat Fitrah di Purwakarta 2025 Ditentukan Rp 40.000, Ini Rinciannya
"Curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Saat hujan berkurang, nyamuk ini tetap bertahan dan bisa menyebarkan virus ke lebih banyak orang," jelasnya.
Untuk menekan angka kasus, Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai langkah preventif, termasuk sosialisasi ke masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Purwakarta, Eva Lystia Dewi, mengajak warga untuk aktif dalam pencegahan dengan menerapkan 3M+.
Baca Juga: Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Warung, Warga Purwakarta Kelimpungan
"Sering-sering menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas, serta memakai kelambu atau obat anti nyamuk. Ini langkah sederhana yang bisa menyelamatkan nyawa," ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, lemas, serta munculnya bintik merah di kulit.
Kasus DBD yang terus meningkat menjadi alarm bagi semua pihak.
Baca Juga: Pedagang dan LSM Kritik Kebijakan Gas 3 Kg di Purwakarta, Menyulitkan Rakyat!
Jangan sampai terlambat bertindak, karena nyamuk bisa menjadi pembunuh dalam diam!***
Artikel Terkait
Besaran Zakat Fitrah Purwakarta 2025, Rp 40.000 atau 3,5 Liter Beras
Resmi! Zakat Fitrah di Purwakarta 2025 Ditentukan Rp 40.000, Ini Rinciannya
Kejari Purwakarta Tunjuk 100 Pelajar Jadi Duta Darkum dalam Program Jaksa Masuk Sekolah
Disnakertrans Purwakarta Didesak Tertibkan LPK yang Menyalurkan Tenaga Kerja Tanpa Pelatihan
RSUD Bayu Asih Purwakarta Gelar Pap Smear Gratis, Kenalkan Metode Baru yang Lebih Akurat
Warga Purwakarta Resah, Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Antrian Mengular
Pedagang dan LSM Kritik Kebijakan Gas 3 Kg di Purwakarta, Menyulitkan Rakyat!
Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Warung, Warga Purwakarta Kelimpungan
NU Wanayasa Sukses Gelar Konsolidasi Struktur, Ketua PCNU Purwakarta Ajengan Anwar Nasihin: Yang Tidak Aktif Segera Ganti!
Waspada DBD! Awal Tahun 2025, Kasus Meningkat di Purwakarta