Pemkab Purwakarta Siapkan Strategi Atasi Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 28 Januari 2025 | 11:00 WIB
Sekda Norman Nugraha. Pemkab Purwakarta terus berupaya menurunkan angka kemiskinan yang kini berada di 7,16 persen. (Dok Prokompim Purwakarta)
Sekda Norman Nugraha. Pemkab Purwakarta terus berupaya menurunkan angka kemiskinan yang kini berada di 7,16 persen. (Dok Prokompim Purwakarta)

PURWAKARTA ONLINE – Angka kemiskinan di Kabupaten Purwakarta terus mengalami penurunan.

Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan di wilayah tersebut mencapai 7,16 persen pada 2024, turun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Daerah Purwakarta, Norman Nugraha, mengungkapkan bahwa meski tren penurunan ini menggembirakan, angka kemiskinan tersebut masih tergolong cukup tinggi.

"Penanganan kemiskinan harus menjadi prioritas bersama. Kami akan terus fokus pada program-program yang mendukung pengentasan kemiskinan," ujarnya pada Minggu (tanggal berita).

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Waduk Jatiluhur, Surga Wisata di Purwakarta

Norman menjelaskan bahwa lonjakan angka kemiskinan pada medio 2020-2021 disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19.

Pada 2019, angka kemiskinan tercatat 7,48 persen, namun meningkat menjadi 8,27 persen di 2020 dan 8,83 persen di 2021.

Setelah pandemi mereda, angka tersebut mulai turun menjadi 8,70 persen pada 2022 dan terus menurun hingga 2024.

Sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan, Pemkab Purwakarta berfokus pada peningkatan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga: Kades Kohod Dipanggil Kejagung, Viral Diduga Sogok Warga Rp15 Juta

Program ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, yang juga mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta terpilih.

"Penguatan ekonomi lokal, pelatihan keterampilan, dan dukungan kepada pelaku usaha mikro kecil menjadi bagian penting dari upaya kami," jelas Norman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, untuk menekan angka kemiskinan lebih jauh.

"Dengan kolaborasi yang baik, kami optimis angka kemiskinan dapat terus menurun dan kesejahteraan masyarakat meningkat," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X