Solusi untuk 4 Tantangan Ketahanan Pangan Indonesia 2045

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Minggu, 28 Juli 2024 | 16:44 WIB
Biotechnology and Seed Manager di Croplife Indonesia, Agustine Christela Melviana dalam rangkaian Rembug Utama KTNA Nasional 2024 di De Jukung Resto and Bar, Tanah Lot, Tabanan, Bali. Minggu, 28/7/2024 (Enjang Sugianto/Purwakarta Online )
Biotechnology and Seed Manager di Croplife Indonesia, Agustine Christela Melviana dalam rangkaian Rembug Utama KTNA Nasional 2024 di De Jukung Resto and Bar, Tanah Lot, Tabanan, Bali. Minggu, 28/7/2024 (Enjang Sugianto/Purwakarta Online )

Agustine mengakui bahwa penyerapan teknologi di masyarakat Indonesia memerlukan waktu yang cukup lama, hingga 15 tahun. Namun, regulasi yang ada di Indonesia sudah menjamin keamanan bioteknologi, sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih cepat menerima dan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Tentang CropLife Indonesia

CropLife Indonesia adalah bagian dari federasi global yang beranggotakan asosiasi regional dan nasional dari 91 negara. CropLife International berkedudukan di Brussel, Belgia, sementara CropLife Asia yang mewadahi CropLife Indonesia berkedudukan di Singapura.

Baca Juga: Kembalinya Grup 2NE1: Titik Awal dari Sang Legenda Girl Grup YG

Sebagai asosiasi nirlaba, CropLife Indonesia mewakili kepentingan petani dan industri benih serta pestisida, dengan tujuan mempromosikan pertanian berkelanjutan untuk kepentingan petani, konsumen, dan lingkungan hidup.

Rembug Utama dan Expo KTNA Nasional 2024

Rembug Utama KTNA Nasional 2024 merupakan forum pengambilan keputusan organisasi yang dilaksanakan setahun sekali. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kelompok KTNA Provinsi seluruh Indonesia, dengan agenda merumuskan arahan Menteri Pertanian, menampung aspirasi peserta, dan menetapkan tuan rumah Rembug Utama KTNA Nasional tahun berikutnya. Expo KTNA Nasional juga digelar, menampilkan berbagai perkembangan hasil produksi dan teknologi dalam pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Baca Juga: Pernyataan Resmi YG Entertainment: Konser 2NE1 di Seoul Akan Menjadi Penampilan Pembuka

Dengan adanya inovasi teknologi dan regulasi yang mendukung, Indonesia diharapkan mampu mengatasi tantangan ketahanan pangan menuju tahun 2045, memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X