Said Didu: 47 persen pendapatan digunakan untuk bayar utang!

- Rabu, 25 Januari 2023 | 08:39 WIB
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu  (Twitter @msaid_didu)
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu (Twitter @msaid_didu)

PURWAKARTA ONLINE - Muhammad Said Didu memberikan data di akun Twitter miliknya, @msaid_didu.

Kata Said Didu, data tersebut adalah hasil audit BPK yang menunjukkan jumlah presentase pendapatan yang digunakan untuk membayar utang.

Ujarnya, data tersebut adalah data hasil audit tahun 2020.

"Nih datanya wahai orang yang selalu mendidik rakyat jadi bodoh dan jadi penjilat. Ini hasil audit BPK bahwa di tahun 2020 saja sudah sekitar 47% pendapatan digunakan untuk bayar utang," tulis @msaid_didu pada 24 Januari 2023.

Baca Juga: Dukung Puan, jatuhkan Ganjar agar Anies Baswedan menang!

Screenshot cuitan @msaid_didu

Namun ternyata saat Said Didu menyodorkan data, dikomentari pedas oleh netizen.

"Kalau bukan @jokowi, di masa pandemi, saat semua duit negara buat nolongin rakyat yang terpapar covid, gak mungkin bisa bayar utang. Pandemi akan jadi alasan buat tidak nyaur utang. Seperti Yohaniesmu yang Baswuedan itu, pasang muka memelas agar dikasihani. Mental dobol kon iku," komentar Dasman Wiraatmadja (@Agusta_515).

"Pada saat covid jelas perekonomian turun di semua belahan dunia, otomatis penjualan dan penghasilan turun. Kurang ajar kau cara provokatifnya untuk memancing keributan para munafik bodoh. Dasar bangsat kau!!!," Tulis @PutraBachtiar9.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Twitter @msaid_didu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Cara agar anda tidak terjebak pinjol ilegal!

Senin, 9 Januari 2023 | 16:15 WIB

Suku bunga Fed melambat, harga Emas melonjak!

Sabtu, 7 Januari 2023 | 21:51 WIB

Harga BBM di Italia Rp30 ribu per liter!

Jumat, 6 Januari 2023 | 09:00 WIB
X