Petani Sayuran Purwakarta Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem Jelang Ramadhan 2025

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Senin, 3 Maret 2025 | 19:41 WIB
Hujan deras dan cuaca ekstrem di Purwakarta menghambat produksi sayuran jelang Ramadhan 2025. (Dok. KTNA Purwakarta)
Hujan deras dan cuaca ekstrem di Purwakarta menghambat produksi sayuran jelang Ramadhan 2025. (Dok. KTNA Purwakarta)

Mereka melakukan berbagai upaya untuk memastikan produksi sayuran tetap stabil.  

1. Memilih Varietas Tanaman Tahan Cuaca 

Adi memilih varietas sayuran yang tahan genangan air dan serangan penyakit.

“Ini langkah awal yang penting untuk mengurangi risiko kerugian,” jelasnya.  

Baca Juga: Kapan Gaji ke-13 dan THR ASN 2025 Cair? Simulasi Besaran dan Jadwal Pencairannya

2. Memperbaiki Sistem Drainase

Petani memastikan bedengan memiliki drainase yang baik untuk menghindari genangan air.

Selain itu, wadah pembibitan juga dirancang dengan sistem drainase memadai.  

3. Pengendalian Hama dan Penyakit

Adi menggunakan pestisida organik dan fungisida untuk melindungi tanaman.

Ia juga memanfaatkan pestisida nabati seperti daun pepaya dan sirsak.

“Pemantauan rutin juga penting untuk mendeteksi hama dan penyakit sedini mungkin,” ujarnya.  

Baca Juga: Yenny Wahid, Kisah Wartawan Pemberani yang Bertahan di Tengah Konflik Timor Timur dan Aceh

4. Pemanfaatan Mulsa

Mulsa digunakan untuk mengurangi erosi tanah dan menutup media tanam, terutama pada tanaman cabai dan tomat.  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X