PurwakartaOnline.com – Sebuah perjalanan menantang membawa kita ke tanah Jawa yang penuh misteri, tepatnya di lereng gunung terangker.
Candi Cetho, sebuah kompleks candi yang mencakup pesanggrahan Prabu Brawijaya, mengundang kita untuk merenung pada fenomena unik yang terkandung di dalamnya.
Apakah ramalan Sabdo Palon akan terwujud di tempat ini?
Mengulik Sejarah yang Menarik
Mari kita kembali ke masa kerajaan Majapahit, di mana goncangan politik dan serbuan pasukan Demak menjadi pemandangan sejarah.
Babad Tanah Jawi, sebuah sastra kuno, menyebutkan bahwa Prabu Brawijaya, raja terakhir Majapahit, menghilang tanpa jejak ketika keratonnya dikepung.
Baca Juga: Penjarahan Candi Dieng: Jejak Kelam Warisan Kuno yang Hilang
Namun, versi lain menceritakan bahwa sang raja melarikan diri bersama dua abdi setianya, Sabdo Palon dan Nayagenggong.
Menurut legenda, Sabdo Palon berjanji akan kembali 500 tahun kemudian untuk mengembalikan Jawa pada agama Budhi dan menghancurkan agama baru.
Janji ini membuatnya terkenal di kalangan masyarakat Jawa.
Jejak Sejarah di Candi Cetho
Saat ini, kita berada di Candi Cetho, sebuah kompleks candi yang diyakini sebagai pesanggrahan Prabu Brawijaya.
Namun, apakah klaim ini benar? Mari kita telusuri bersama.
Baca Juga: Harlah NU Ke-101: Silaturahmi Alim Ulama se-Kabupaten PurwakartaPesona Arsitektur Candi Cetho