Dalam Reuni 212 kali ini, tidak hanya Rizieq yang menjadi pusat perhatian. Sejumlah tokoh nasional juga hadir, seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ustaz Bachtiar Nasir.
Namun, pernyataan keras Rizieq mengenai pemerintahan yang bersih dari korupsi dan kejahatan lainnya menjadi sorotan utama, dan langsung viral di berbagai media sosial.
Apakah Prabowo Subianto akan menanggapi seruan ini? Akankah ia merespons tuntutan untuk membersihkan pemerintahan dari tokoh-tokoh bermasalah?
Masyarakat pun kini menunggu apakah akan ada langkah konkret yang diambil untuk menegakkan hukum dan moralitas, seiring dengan semakin mendalamnya persoalan korupsi dan pelanggaran hukum di Indonesia.***