Dalam suasana yang penuh semangat, massa melaksanakan salat Subuh berjamaah dan mendengarkan orasi yang menuntut perubahan, keadilan, serta pengakuan terhadap hak-hak umat Islam.
Reuni Akbar 212 ini bukan hanya menjadi ajang pertemuan bagi umat Islam yang merasa tertindas, tetapi juga ajang untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran agama.
Baca Juga: Edge Panels di One UI 7.0: Apa yang Berubah?
Pesan yang dibawa oleh Rizieq dan peserta reuni semakin menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya soal politik, tetapi juga tentang menjaga prinsip-prinsip agama dan moralitas dalam pemerintahan.***