Dalam suasana yang penuh semangat, massa melaksanakan salat Subuh berjamaah dan mendengarkan orasi yang menuntut perubahan, keadilan, serta pengakuan terhadap hak-hak umat Islam.
Reuni Akbar 212 ini bukan hanya menjadi ajang pertemuan bagi umat Islam yang merasa tertindas, tetapi juga ajang untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran agama.
Baca Juga: Edge Panels di One UI 7.0: Apa yang Berubah?
Pesan yang dibawa oleh Rizieq dan peserta reuni semakin menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya soal politik, tetapi juga tentang menjaga prinsip-prinsip agama dan moralitas dalam pemerintahan.***
Artikel Terkait
IDI Batang Meningkatkan Kesehatan Mental di Era Media Sosial
IDI Blora Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Bermartabat
IDI Boyolali Lantik Pengurus Baru untuk Periode 2022-2025
IDI Brebes Jelaskan Peran Penting Lemak Tak Jenuh dalam Kesehatan dan Inovasi di Dunia Kedokteran
Mensos Gus Ipul: Bansos Wapres Gibran Tidak Perlu Diperdebatkan!
Duduk Perkara Bansos Gibran, Mensos Gus Ipul Minta Fokus pada Manfaat
Gus Ipul Tegaskan, Jangan Perdebatkan Bansos Wapres Gibran
Presiden Prabowo Hapus Utang Macet, Petani dan Nelayan Kembali Bersemangat
Realme C75 Siap Hadir, Andalkan Ketahanan Air dan Banting di Indonesia
Spesifikasi Unggulan Realme C75, Ponsel Tahan Banting dan Baterai Besar