Purwakarta Online, Depok - Kasus kematian selebgram Ella Nanda Sari Hasibuan (30) setelah menjalani prosedur sedot lemak di WSJ Clinic, Beji, Depok, mengundang perhatian publik dan menjadi sorotan media.
Kematian wanita asal Medan ini tidak hanya mengejutkan, tetapi juga memicu pertanyaan besar terkait praktik medis di klinik kecantikan tersebut.
Garis Polisi dan Olah TKP
WSJ Clinic kini ditutup sementara dan dipasangi garis polisi sejak Kamis, 1 Agustus 2024, menyusul olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.
Dari pantauan di lokasi pada Minggu, 4 Agustus 2024, klinik tersebut tampak sepi tanpa adanya aktivitas, menunjukkan bahwa proses hukum tengah berjalan.
Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari langkah awal penyelidikan.
Menurut Kaur Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi, penutupan WSJ Clinic dilakukan segera setelah olah TKP.
Namun, belum ada kejelasan kapan klinik ini akan dibuka kembali.
Barang Bukti dan Dugaan Malpraktik
Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Suardi Jumaing, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti dari WSJ Clinic, termasuk alat yang digunakan untuk sedot lemak dan plang bertuliskan "Klinik Pratama".
Baca Juga: KKV Berganti Nama Jadi OH! SOME: Spekulasi dan Alasan Di Balik Rebranding Toko Hits Ini!
"Alat yang digunakan untuk prosedur sedot lemak sudah kami amankan, bersama peralatan lain yang terkait dengan operasi tersebut," ujarnya.
Tindakan ini menjadi bagian dari upaya polisi untuk mengungkap dugaan malpraktik yang diduga menjadi penyebab kematian Ella.