Rivalitas Abadi! Pochettino Andalkan Formasi Lama Duel Klasik Amerika Serikat Vs Meksiko Final Piala Emas CONCACAF 2025

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Senin, 7 Juli 2025 | 19:26 WIB
Amerika Serikat vs Meksiko di final Piala Emas 2025, Pochettino tetap andalkan starter lama. Laga digelar di Houston. ((Foto: Twitter U.S. Soccer))
Amerika Serikat vs Meksiko di final Piala Emas 2025, Pochettino tetap andalkan starter lama. Laga digelar di Houston. ((Foto: Twitter U.S. Soccer))

Purwakarta Online - Fajar belum menyingsing di Indonesia saat jutaan mata dunia tertuju ke Stadion NRG, Houston, tempat digelarnya final Piala Emas CONCACAF 2025 antara dua raksasa kawasan: Amerika Serikat vs Meksiko.

Tak sekadar pertandingan biasa, duel ini adalah simbol dari rivalitas panjang yang telah berakar puluhan tahun, penuh drama, emosi, dan kebanggaan nasional.

Pertemuan ini adalah yang ke-11 kalinya di final Piala Emas sejak turnamen ini pertama kali digelar.

Baca Juga: Arbil Asahan Si Idola Baru D'Academy 7, Dapat Golden Ticket dan Didukung Bupati Asahan!

Dari total pertemuan sebelumnya, Meksiko mendominasi dengan 8 kemenangan, sementara Amerika Serikat baru mengoleksi 2 kemenangan.

Namun kali ini, AS punya keuntungan bermain di kandang sendiri, di hadapan puluhan ribu suporter fanatik yang memenuhi NRG Stadium.

"Kami tahu sejarah tidak berpihak, tapi malam ini kami bermain dengan hati, bukan statistik," ujar pelatih AS Mauricio Pochettino seperti dikutip dari @USMNT via Twitter/X.

Hal paling mengejutkan? Tidak ada perubahan dalam susunan pemain utama.

Baca Juga: Piala Presiden 2025 Pecahkan Rekor Sponsor, Dibuka Oxford vs All Star dengan Drama 9 Gol di GBK

Ini adalah ketiga kalinya Pochettino memakai line-up yang sama sejak fase gugur.

Susunan pemain Amerika Serikat (prediksi):

  • Kiper: Matt Freese
  • Bek: Alex Freeman, Chris Richards, Tim Ream (kapten), Max Arfsten
  • Gelandang: Tyler Adams, Luca de la Torre
  • Penyerang sayap: Sebastian Berhalter, Malik Tillman, Diego Luna
  • Striker tunggal: Patrick Agyemang

Strategi ini dinilai berisiko namun penuh kepercayaan, terutama pada trio muda Luna-Tillman-Agyemang yang menjadi sorotan sejak babak semifinal.

“Kami bukan favorit. Tapi kami sudah bersatu sebagai tim yang tidak takut siapa pun,” ungkap Diego Luna saat diwawancara oleh FOX Soccer.

Baca Juga: Craftote, Couplepreneur Asal Jakarta Sukses Ekspor Kerajinan ke Kanada dan Jepang Berkat BRI

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X