Dokter Aulia Risma Lestari: Apakah Tuhan Tahu Aku Kesakitan?

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Senin, 19 Agustus 2024 | 11:35 WIB
Dokter Pratitha Amanda Aryani menjadi sasaran publik lantaran diduga sebagai dalang pembullyan kematian Aulia Risma (Foto/X/@sunwookimz)
Dokter Pratitha Amanda Aryani menjadi sasaran publik lantaran diduga sebagai dalang pembullyan kematian Aulia Risma (Foto/X/@sunwookimz)

PURWAKARTA ONLINE, Semarang – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan akademik, sebuah tragedi menggemparkan dunia medis dan akademik Indonesia.

Dokter Aulia Risma Lestari, seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip), ditemukan tewas di kamar kosnya di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, pada pukul 23.00 WIB.

Kematian tragis ini memunculkan spekulasi tentang penyebab sebenarnya, dengan dugaan utama yang mencuat adalah perundungan di tempat studi.

Temuan Awal dan Buku Diary Mengungkap Kesedihan

Ditemukan dengan suntikan obat di tubuhnya, Aulia Risma Lestari, yang berusia 30 tahun, terlibat dalam PPDS Anestesi di RSUP Kariadi Semarang.

Penemuan buku diary yang ditinggalkannya di lokasi kejadian menambah deretan teka-teki.

Dalam catatan itu, Aulia mengungkapkan rasa sakit dan keputusasaannya, seolah meminta pertolongan dari Tuhan yang tidak kunjung datang.

Catatan harian Aulia, yang diungkapkan dalam bahasa penuh emosi, menampilkan betapa beratnya beban yang dirasakannya.

Ia menulis, “Aku tidak sanggup lagi meneruskan siklus ini. Aku mohon, maafkan aku. Maafkan aku yang menyerah.”

Kata-kata ini menjadi gambaran mendalam mengenai penderitaan yang dialaminya.

Baca Juga: Gen Z dan Depresi: Menghadapi Tekanan Akademik, Sosial, dan Media Sosial di Era Digital

Dugaan Perundungan dan Spekulasi

Dugaan perundungan di lingkungan kampus menjadi sorotan utama.

Sumber di lapangan mengungkapkan bahwa Aulia sering mengeluh kepada ibunya mengenai beban studi dan tekanan yang dihadapinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X