Saat sedang mabuk dengan temannya, Junaedi curhat bahwa ia memiliki tanggungan untuk menebus handphone yang sedang diservis.
Untuk mencukupi kebutuhan itu, Junaedi mendatangi rumah korban. Setelah membunuh satu keluarga, Junaedi juga mengambil tiga unit handphone dan uang sebesar Rp 363 ribu.
Rekonstruksi Pembunuhan
Emosi warga Desa Babulu Laut meluap setelah kejadian pembunuhan tersebut.
Proses rekonstruksi pembunuhan dilakukan di TKP di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara pada Rabu (7/2/2024).
Warga dan keluarga korban hanya diperbolehkan menyaksikan rekonstruksi itu dari jarak yang cukup jauh.
Dalam rekonstruksi tersebut terungkap bahwa Junaedi merencanakan pembunuhan dengan rinci dan terstruktur.
Sejak minum minuman keras bersama temannya, Junaedi bahkan mengajak rekan tersebut untuk melakukan aksi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban.***
Artikel Terkait
Junaedi Membuat Kesaksian Palsu, Pembunuhan Sekeluarga di Penajam Paser Utara
Sepele, Gara-gara Pinjam Helm, 5 Nyawa Melayang Ditebas Parang Junaedi!
Tebas 5 Nyawa Dengan Parang, Junaedi Harus Rayakan Valentine di Penjara
Bantai Keluarga Mantan Pacar, Junaedi Kini Rayakan Ulang Tahun di Balik Jeruji Besi
Junaedi Setubuhi Jasad Mantan Pacar, Pembunuhan Sadis oleh Siswa SMK di Kaltim
Junaedi Gelap Mata, Jasad Ibunya Mantan Pacar Disetubuhi: Tragedi Pembunuhan Sadis di Babulu Laut, Penajam Paser Utara
Tragedi Pembunuhan Sadis di Babulu Laut: Junaedi Suka Nonton Hentai
Junaedi, Siswa SMK Pelaku Pembunuhan Sadis dan Tersangka Pemerkosaan Terhadap Mayat Korban
Psikolog Klinis Ayunda Ramadhani: Otak PFC Junaedi Belum Sempurna
Pendapat Psikolog Klinis Mengenai Pelaku Pembunuhan Sadis di Penajam Paser Utara: Pre frontal cortex Junaedi Belum Sempurna