PURWAKARTA ONLINE – Indra Nurzam Chalik Anwar, pembeli Hyundai Ioniq 5 dari Bekasi, mengalami pengalaman pahit setelah mobilnya rusak karena banjir.
Indra membeli mobil Ioniq 5 pada Oktober 2024 di dealer Hyundai Summarecon Bekasi dengan sistem kredit dan asuransi all risk termasuk perluasan banjir.
Namun, pada awal Maret 2025, mobilnya terendam banjir bandang di wilayah Jabodetabek.
Mobil kemudian diderek ke bengkel Hyundai Harapan Indah, Bekasi.
Baca Juga: Cek Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025, Ini Cara dan Syarat Terbaru dari Kemnaker
Hingga menjelang akhir Maret, perbaikan mobilnya belum selesai.
Pihak bengkel hanya membersihkan lumpur dari mobil tersebut.
Parahnya lagi, pada bulan April, mobil dipindahkan ke bengkel lain di Kalimalang.
Dari 18 suku cadang yang dibutuhkan, hanya dua yang tersedia.
Baca Juga: Realme C71 NFC Resmi Dirilis, Harga Mulai Rp1,5 Juta dengan Baterai Besar dan Fitur Canggih
“Saya menunggu dalam ketidakpastian. Tapi cicilan Rp 15 juta per bulan tetap harus saya bayar. Kalau telat, bisa kena denda harian,” keluh Indra.
Karena mobil tidak bisa digunakan, Indra terpaksa menggunakan transportasi umum untuk praktik kerja di tiga rumah sakit.
Biaya pun bertambah.