Hasto Kristiyanto Tersangka KPK: Mahfud MD Angkat Bicara, Bambang Pacul dan Basarah Calon Kuat Sekjen PDIP

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:00 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Instagram/sekjenpdiperjuangan)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Instagram/sekjenpdiperjuangan)

PURWAKARTA ONLINE - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dua kasus besar: suap yang melibatkan Harun Masiku terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan perintangan penyidikan.

Langkah KPK ini memunculkan dinamika besar di internal partai, termasuk spekulasi pengganti Hasto di kursi strategis Sekjen PDIP.

Hasto dituding memerintahkan Harun Masiku untuk melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

Dalam konferensi persnya, Hasto menegaskan PDIP akan tetap menghormati proses hukum namun menyebut kasus ini sebagai bagian dari intimidasi politik.

Baca Juga: Bashe, Ransomware Terkocak di Dunia Maya?

"Kami tidak akan pernah menyerah. Baik dengan intimidasi formal maupun cara di luar formal, kami telah menyiapkan diri untuk menghadapi risiko terburuk," ujar Hasto dalam pernyataan videonya, Kamis (26/12).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, yang sebelumnya sempat dicalonkan oleh PDIP sebagai calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, angkat bicara.

Namun, Mahfud enggan memberikan komentar tajam terkait langkah hukum terhadap Hasto.

"Saya nggak punya pandangan. Itu wewenang KPK, wewenang penegak hukum. Biar dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Mahfud di Kantor MMD Initiative, Jakarta, Kamis (26/12).

Baca Juga: Fakta dan Klarifikasi di Balik Isu Ransomware Bank BRI

Penetapan Hasto sebagai tersangka memunculkan nama-nama baru yang diperkirakan menggantikannya sebagai Sekjen PDIP.

Direktur Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menyebut Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) dan Ahmad Basarah sebagai dua kandidat terkuat.

"Keduanya memiliki kemampuan dan pengalaman dalam organisasi serta kepartaian," ujar Karyono, Jumat (27/12).

Bambang Pacul saat ini memegang jabatan strategis di partai dan dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas.

Baca Juga: Tiga Hari Hilang di Gunung Agung, Begini Nasib Dua Pendaki yang Tersesat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X