Gibran Terancam Lengser, Puan Maharani Siap Gantikan? Politik Indonesia Memanas!

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Senin, 23 September 2024 | 14:05 WIB
Presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo-Gibran (Tangkap Layar Channel YouTube KUPAS TUNTAS)
Presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo-Gibran (Tangkap Layar Channel YouTube KUPAS TUNTAS)

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, juga memberikan pernyataan yang memperkuat kemungkinan pertemuan antara Megawati dan Prabowo.

"Pertemuan Ibu Ketua Umum dengan Bapak Prabowo presiden terpilih hanyalah menunggu momentum. Karena pelantikan tanggal 20 Oktober sudah di depan mata," kata Said.

Menurut Said, pertemuan ini bisa terjadi sebelum pelantikan presiden, dan akan memberi sinyal besar mengenai arah politik PDIP.

Apa Kata Pengamat?

Hendri Satrio, analis komunikasi politik, menilai pertemuan antara Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara juga mempengaruhi dinamika politik.

Baca Juga: Mahasiswa Trunojoyo Diduga Aniaya Pacar! Netizen Geram, Langsung Sebar Wajah Pelaku!

Menurutnya, SBY mungkin memberikan nasihat kepada Jokowi agar memberikan kepercayaan penuh kepada Prabowo dalam memimpin, tanpa campur tangan yang berlebihan setelah Jokowi tak lagi menjabat.

Hensat juga menambahkan bahwa pertemuan ini bisa menjadi penanda penting dalam transisi kekuasaan di Indonesia.

"Ada kemungkinan bahwa mereka juga membahas isu masa depan Partai Demokrat dan posisi politiknya setelah Jokowi lengser," jelasnya.

PDIP Masuk Kabinet, Publik Makin Tidak Percaya?

Pengamat politik Herlambang Wiratraman menyoroti kemungkinan PDIP bergabung dengan kabinet Prabowo.

Jika hal ini terjadi, menurutnya, masyarakat akan semakin tidak percaya dengan partai politik.

Baca Juga: Jelang Lawan Persija, Persib Kisruh dengan Bobotoh!

"Kalau PDIP bergabung dengan kekuasaan, pertama, akan menebalkan ketidakpercayaan publik terhadap partai politik. Kedua, kebohongan itu dikonfirmasi sendiri melalui langkah-langkah yang secara terang-terangan ditampilkan di ruang publik," ujar Herlambang (22/9/2024).

Herlambang mengingatkan bahwa PDIP sebelumnya telah menyatakan siap menjadi oposisi, sebagaimana disampaikan oleh Hasto Kristiyanto pada awal tahun 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X