Sentuhan BRI: Dari Mesin Giling Hingga Modal Mikro
Perkembangan usaha Pecel Ndoweh tak lepas dari dukungan perbankan. Putri Rinawati mendapat informasi adanya program bantuan dari Dinas Perdagangan Kota Batu.
Melalui BRI, Rinawati menerima bantuan Rp2,4 juta yang diwujudkan dalam bentuk mesin penggiling bumbu pecel.
Baca Juga: Erick Thohir Apresiasi Kehadiran Pemain Diaspora di BRI Super League
“Dengan mesin itu, produksi sambal pecel meningkat. Kami bisa melayani warung sekaligus pesanan luar kota, bahkan sampai Kalimantan, Sulawesi, dan Bali,” ungkapnya.
Selain bantuan alat, Rinawati juga memanfaatkan program pendanaan Ultra Mikro (UMi) BRI, yang membuat usahanya makin stabil.
Kini ia berhasil membangun warung permanen dan menjadi salah satu tempat makan yang direkomendasikan di Kota Batu.
Inspirasi Bagi UMKM
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa kisah Pecel Ndoweh adalah bukti pentingnya pendampingan usaha, bukan hanya pemberian modal.
Baca Juga: BRI Dorong UMKM Naik Kelas, 574 Ribu Nasabah KUR Berhasil Tingkatkan Usaha di 2025
“Pemberdayaan itu tidak cukup sekadar pinjaman. Kredit dan pendampingan harus berjalan beriringan agar pelaku usaha bisa berkembang. Kisah ini bisa jadi inspirasi,” jelasnya.
Kini, Pecel Ndoweh bukan sekadar kuliner rumahan. Ia telah menjelma sebagai ikon UMKM Kota Batu, bukti bahwa ketekunan, resep keluarga, dan dukungan tepat dapat melahirkan kisah sukses dari dapur sederhana.***