bisnis

China Andalkan Konsumsi Domestik Hadapi Tarif AS, Bisakah Pertumbuhan 2025 Capai Target 5%?

Kamis, 17 April 2025 | 11:00 WIB
China pacu konsumsi domestik & produksi industri untuk lawan dampak tarif AS. (Istimewa)

Analis memprediksi:

- Ekspor China akan anjlok dalam beberapa bulan ke depan.

- Banyak perusahaan mungkin relokasi pabrik ke negara lain untuk hindari tarif.

- Pertumbuhan GDP 2025 diproyeksikan hanya 4,5%, lebih rendah dari target.

Baca Juga: BRI Siapkan Rp 600 Miliar dalam Riyal Saudi untuk Biaya Hidup Jemaah Haji 2025

Kebijakan Stimulus Beijing & Masa Depan Ekonomi China

Untuk mengantisipasi dampak tarif AS, pemerintah China dikabarkan akan:

- Memperluas defisit anggaran untuk proyek infrastruktur.

- Mempercepat digitalisasi sektor manufaktur.

- Mendorong ekspor ke pasar non-AS seperti ASEAN & Uni Eropa.

Pertemuan Politbiro akhir April akan menjadi penentu arah kebijakan ekonomi China dalam menghadapi tantangan global.

Optimisme Hati-Hati

Meski Q1 2025 menunjukkan pertumbuhan kuat (5,4%), prospek ke depan masih dipenuhi ketidakpastian.

Jika perang dagang semakin panas, stimulus domestik mungkin tidak cukup untuk mencapai target 5%.

Baca Juga: Game Edukasi Gratis! Belajar Sambil Bermain yang Menyenangkan dan Bermanfaat untuk Anak

Halaman:

Tags

Terkini