Agustya Hendy Ungkap Ekspektasi UMKM Q2-2025 Melemah, Tapi Kepercayaan ke Pemerintah Tetap Kuat

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 3 Juni 2025 | 18:00 WIB
Agustya Hendy: Meski ekspektasi bisnis UMKM melemah di Q2-2025, pelaku usaha tetap percaya pada pemerintah. (Foto: Bank BRI)
Agustya Hendy: Meski ekspektasi bisnis UMKM melemah di Q2-2025, pelaku usaha tetap percaya pada pemerintah. (Foto: Bank BRI)

PURWAKARTA ONLINE – Meski kinerja UMKM menunjukkan perbaikan di awal tahun, pelaku usaha memproyeksikan pertumbuhan lebih moderat pada Triwulan II 2025.

Hal ini diungkap oleh Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, berdasarkan hasil survei BRI Research Institute.

Menurut Hendy, sejumlah tantangan membuat pelaku UMKM lebih berhati-hati.

Di antaranya adalah daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya, naiknya harga bahan baku di sektor industri dan konstruksi, serta ketatnya persaingan di sektor perdagangan dan transportasi.

“Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM untuk Q2-2025 turun ke level 119,2 dari sebelumnya 120,4. Meski menurun, angka ini masih berada di atas ambang optimis,” jelas Hendy.

Baca Juga: Link Download Video Viral Cikgu Fadilah dan Abang Wiring, Polisi Resmi Buka Kertas Siasatan!

Pelemahan ini turut dipicu oleh normalisasi permintaan pasca-Idulfitri serta perkiraan perlambatan ekonomi nasional tahun 2025.

Meski demikian, sentimen pelaku usaha tetap positif terhadap situasi usaha saat ini dan prospek jangka menengah.

Tercatat, Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM untuk Q1-2025 berada di angka 114,1.

Komponen Indeks Situasi Sekarang (ISS) naik menjadi 93,7, sedangkan Indeks Ekspektasi (IE) turun menjadi 134,5.

Di sisi lain, Indeks Kepercayaan Pelaku UMKM kepada Pemerintah (IKP) tetap tinggi di level 125,9.

Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q1-2025 Tumbuh ke 104,3, Dorong Optimisme Pelaku Usaha Kecil

Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku UMKM masih memberi penilaian positif terhadap kinerja pemerintah, terutama dalam menciptakan rasa aman (indeks 144,4) dan membangun infrastruktur (indeks 137,1).

Namun, UMKM memberikan nilai paling rendah terhadap upaya pemerintah dalam menstabilkan harga barang dan jasa, dengan indeks 111,5.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Bank BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X