trending

Ban Pecah di Tol Solo-Ngawi, Dua Nyawa Melayang Termasuk Balita asal Purwakarta

Senin, 27 Januari 2025 | 06:30 WIB
Korban kecelakaan tol solo-Ngawi dilarikan ke RSUD dr. Soetomo, Ngawi. Minggu (26/1/2025). Kecelakaan tragis di Tol Solo-Ngawi KM 566 merenggut dua nyawa, termasuk seorang balita. Mobil Daihatsu Sigra yang pecah ban menghantam bus NS Trans dan terguling ke parit. (Istimewa)

Ngawi, PURWAKARTA ONLINE – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Solo-Ngawi KM 566, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi T 1062 CB yang membawa delapan penumpang, termasuk pengemudi, mengalami pecah ban belakang kiri saat melaju di jalur lambat.

Insiden ini menyebabkan mobil oleng ke kanan, menabrak bus NS Trans, lalu terguling ke parit di pinggir jalan tol.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Solo-Ngawi, Dua Penumpang Sigra Tewas Asal Purwakarta

Menurut Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika, dua penumpang mobil, yakni Titin Chotimah (39) dan balita bernama Rifan Rafa Alfarizi (19 bulan), meninggal dunia sesaat setelah tiba di RS Widodo Ngawi.

Kedua korban kemudian dipindahkan ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.

“Korban meninggal mengalami luka serius di kepala. Sementara tujuh penumpang lainnya, termasuk pengemudi, masih dalam perawatan intensif di RSUD dr. Soeroto,” jelas AKP Yuliana Plantika.

Baca Juga: Niat Jenguk Saudara Sakit, Warga Purwakarta Tewas di Tol Solo-Ngawi

Mobil tersebut dikemudikan Teguh Rizal (42), warga Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, yang tengah menuju Madiun untuk menjenguk kerabat yang sakit.

Naas, di lokasi kejadian, ban mobil pecah saat berusaha mendahului bus NS Trans yang membawa rombongan pengantin.

“Mobil hendak mendahului dari kiri, namun oleng dan menabrak bus. Benturan keras membuat mobil terpental ke parit,” tambahnya.

Baca Juga: Pecah Ban di Tol Solo-Ngawi, Dua Penumpang Asal Purwakarta Tewas

Kerabat korban, Wahono, mengungkapkan bahwa keluarga sempat menghubungi mereka sebelum kecelakaan terjadi.

“Kami diberi tahu oleh pihak tol setelah tidak bisa menghubungi mereka lagi,” ujarnya.***

Tags

Terkini