Ia juga mengimbau para pimpinan perusahaan untuk turut menekan pemerintah.
“Kalau tidak mau ada aksi besar-besaran, segera telepon Kadisnaker agar revisi rekomendasi dikeluarkan,” tambahnya.
Baca Juga: Truk Tangki Cairan Kimia Bocor di Jalan Purwakarta-Padalarang, Ratusan Korban Luka
Aksi Lanjutan yang Lebih Besar
Para buruh berencana menggelar aksi lanjutan pada Jumat (27/12).
Massa yang hadir diperkirakan akan lebih besar, dengan dukungan dari buruh di daerah lain.
Mereka berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak UMSK hingga tuntutan terpenuhi.
“Ini bukan hanya soal angka, tapi soal keadilan bagi buruh,” kata salah satu peserta aksi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut PO Qonita di Tol Cipularang! Dua Tewas, 56 Luka-Luka
Situasi Kondusif di Kawasan Industri
Aksi yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB tetap kondusif. Aparat kepolisian setempat mengawal jalannya aksi dengan baik, memastikan keamanan di kawasan industri.
Namun, ketegangan tetap terasa. Jika tuntutan buruh tidak dipenuhi, ancaman penutupan kawasan industri BIC bisa menjadi kenyataan.***