PURWAKARTA ONLINE – Gelombang protes dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Purwakarta terus menggema.
Ratusan buruh turun ke jalan, menggelar aksi konvoi di kawasan industri Kota Bukit Indah (BIC) pada Kamis (26/12).
Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap ketidakjelasan keputusan Gubernur Jawa Barat terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).
Aksi Tertib di Tengah Jalur Mudik Natal
Konvoi buruh yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari berjalan tertib.
Baca Juga: UMK Purwakarta 2025 Naik Signifikan, Apa Dampaknya bagi Pekerja dan Pengusaha?
Kendaraan yang melewati jalur pengalihan arus mudik Natal 2024, dari Jakarta menuju pintu tol Kalihurip via BIC-Indotaisei, tetap bisa melintas tanpa hambatan berarti.
Meski begitu, tuntutan buruh menggema sepanjang rute aksi.
“Kami menolak penghapusan UMSK. Kebijakan ini sangat merugikan pekerja sektor industri di Purwakarta,” seru salah satu orator dari atas mobil komando.
Ultimatum untuk Pemerintah dan Pengusaha
Ketua Konsulat Cabang FSPMI Purwakarta, Fuad BM, memberikan ultimatum tegas kepada pemerintah dan pengusaha.
Baca Juga: Iip Saepudin Resmi Pimpin DPC LSM Kompak Purwakarta 2025-2030
Ia meminta agar Kepala Dinas Tenaga Kerja segera merevisi rekomendasi UMSK.
“Jika sampai malam ini tidak ada perubahan, kami akan tutup kawasan BIC besok. Kami juga akan mendatangkan solidaritas buruh dari Bekasi, Karawang, dan Subang,” ancam Fuad.