Petisi ini dimulai sejak 4 Desember 2024, yang menunjukkan betapa besar dukungan masyarakat terhadap Gus Miftah. Namun, di balik semua kontroversi ini, Gus Miftah memilih untuk tetap rendah hati dan mengutamakan perdamaian.
"Saya akan terus belajar dari kesalahan ini dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik," tambahnya.
Keputusan mengejutkan Gus Miftah untuk mundur ini tentu akan terus menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat.
Apakah langkah ini merupakan akhir dari perjalanan politiknya, atau justru awal dari pembelajaran baru yang lebih bijaksana? Waktu yang akan menjawab.***