Dasco Ahmad Soroti Peran Ahok di Pertamina, Audit dan Pengawasan Harus Dicek Ulang

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Jumat, 14 Maret 2025 | 19:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco mengatakan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK formasi 2024 akan dilakukan semua di tahun 2025, hasil keputusan paling lambat minggu depan (Instagram @sufmi_dasco)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco mengatakan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK formasi 2024 akan dilakukan semua di tahun 2025, hasil keputusan paling lambat minggu depan (Instagram @sufmi_dasco)

PURWAKARTA ONLINE - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyoroti pentingnya pemeriksaan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina.

Menurut Dasco, sebagai mantan Komisaris Utama Pertamina, Ahok memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi kinerja direksi dan anak perusahaan.

"Sebagai komisaris, Ahok menerima laporan dan hasil audit. Ini perlu dicek ulang, terutama jika ada indikasi penyimpangan," ujar Dasco di Jakarta Timur, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga: Serunya BRI Festival 2025! Berbuka Puasa Meriah dengan Hiburan, Edukasi, dan Inovasi Digital di GBK Senayan Jakarta

Pemeriksaan Ahok oleh Kejagung berlangsung selama 10 jam, dengan fokus pada perannya dalam pengawasan impor minyak mentah dan produk kilang.

Ahok mengaku terkejut dengan data yang dimiliki penyidik, termasuk dugaan fraud di PT Pertamina Patra Niaga.

Harli Siregar dari Kejagung menegaskan, pemeriksaan ini merupakan bagian dari strategi penyidikan untuk mengungkap praktik korupsi yang melibatkan sembilan tersangka, termasuk enam petinggi Pertamina dan tiga pihak swasta.

Baca Juga: PST dan Ekonomi Indonesia, Adaptasi Terhadap Zona Waktu Global

Dasco menambahkan, proses audit dan pengawasan di Pertamina harus dievaluasi ulang untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

"Jika ada kelemahan, harus segera diperbaiki agar tidak terulang di masa depan," pungkasnya.

Kejagung berencana melanjutkan penyidikan dengan memeriksa lebih banyak saksi dan dokumen pendukung, termasuk notulen rapat direksi dan komisaris.

Baca Juga: BYD Sealion 7 Jadi Primadona di IIMS 2025, Catat Rekor Penjualan Mencengangkan!

Langkah ini diharapkan dapat mengungkap tuntas kasus korupsi yang merugikan negara ini.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X