Paus Fransiskus dalam Kondisi Kritis, Ini yang Akan Terjadi Jika Beliau Meninggal

photo author
Adi Mulyadi, Purwakarta Online
- Minggu, 23 Februari 2025 | 19:41 WIB
Paus Fransiskus Pemimpin Gereja Katolik Roma dalam kondisi kritis akibat pneumonia dan infeksi paru-paru yang kompleks. (Foto: Dok AFP)
Paus Fransiskus Pemimpin Gereja Katolik Roma dalam kondisi kritis akibat pneumonia dan infeksi paru-paru yang kompleks. (Foto: Dok AFP)

PURWAKARTA ONLINE - Paus Fransiskus saat ini dalam kondisi kritis.

Vatikan mengumumkan bahwa Paus berusia 88 tahun itu membutuhkan suplemen oksigen dan transfusi darah.

Beliau dilarikan ke Rumah Sakit Gemelli pada 14 Februari 2025 setelah mengalami sesak napas.

Dokter mendiagnosisnya dengan pneumonia di kedua paru-paru.

Jika Paus Fransiskus wafat, akan terjadi serangkaian peristiwa besar di Vatikan.

Berikut tahapannya:

Baca Juga: 20 Agustus 2025, Amazon Resmi Tutup Appstore di Android

1. Konfirmasi Kematian

Tradisi gereja Katolik menyatakan bahwa camerlengo, pejabat senior Vatikan, harus mengonfirmasi kematian Paus.

Saat ini, jabatan itu dipegang oleh Kardinal Kevin Farrell.

Farrell akan memanggil nama Paus tiga kali di kapel pribadinya.

Jika tidak ada respons, cincin meterai Paus akan dihancurkan.

Ini menandakan berakhirnya masa kepemimpinannya.

Setelah itu, Dewan Kardinal akan diberi tahu, lalu Vatikan akan mengumumkan kabar duka ke seluruh dunia.

Baca Juga: Vivo Y29 – HP Baterai Besar & Tahan Air, Cocok untuk Semua Kebutuhan!

2. Masa Berkabung

Setelah kematian Paus, Gereja Katolik akan memasuki masa berkabung selama sembilan hari, yang disebut Novendiale.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adi Mulyadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X