Dua Preman Bawa Sajam Gegerkan Latihan Anak TK di Tangsel, Rusak Alat Marching Band dan Ancam Guru

photo author
Reza Ainudin, Purwakarta Online
- Senin, 17 Februari 2025 | 12:35 WIB
Momen dua preman mengamuk di sebuah TK di Pamulang, Tangerang Selatan. (Instagram/@bantenraya)
Momen dua preman mengamuk di sebuah TK di Pamulang, Tangerang Selatan. (Instagram/@bantenraya)

PURWAKARTA ONLINE - Jumat (14/2/2025), sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Tangerang Selatan, Banten, yang melibatkan dua preman yang membawa senjata tajam dan mengganggu latihan marching band di sebuah TK.

Insiden ini memicu kepanikan di kalangan guru, orang tua, dan anak-anak yang sedang berlatih.

Pelaku, berinisial S dan N, ditangkap pada Sabtu (15/2/2025) setelah membawa pisau dan mengancam para guru serta merusak alat musik marching band.

Baca Juga: United E-Motor Luncurkan Skutik Listrik Terbaru untuk Kurir dan Ojol di IIMS 2025

Kronologi Kejadian

Menurut Annisa (24), salah satu guru di TK tersebut, kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, di halaman depan sebuah SD yang merupakan satu yayasan dengan TK tempat ia mengajar.

Pada waktu itu, anak-anak sedang menjalani latihan marching band dengan pengawasan beberapa guru dan orang tua.

Kejadian dimulai ketika salah satu pelaku, N, mendekati salah satu guru, Desi, untuk meminta uang rokok.

Guru-guru yang menolak permintaan tersebut mengajak N untuk bersabar hingga kepala sekolah hadir.

Namun, N kembali mendekati mereka setiap lima menit dengan permintaan yang sama. Karena terus ditolak, N merasa kesal dan mengajak rekannya, S, untuk menghadapi para guru secara kasar.

Baca Juga: Mental Baja! Bojan Hodak Sanjung Mentalitas Pemainya

S bahkan menarik kerah baju guru Braja Dirgantara dan menodongkan pisau ke wajah serta dadanya.

Aksi Premanisme yang Meresahkan

Situasi semakin memburuk ketika N mulai merusak alat-alat marching band dengan cara mendorong dan menendangnya secara kasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X