Ia hanya menyaksikan satu episode untuk menghindari kemiripan dalam pengembangan karakter.
Pernyataan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar.
Mereka menganggap bahwa Abidzar kurang menghargai materi asli, terutama karena versi drama Korea sangat populer dan memiliki banyak penggemar setia.
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP 2025: Prioritaskan KIP Kuliah Dulu!
Respons Abidzar Memperburuk Situasi
Setelah kritik bermunculan, Abidzar bukannya meredakan situasi, tetapi justru memberikan respons yang semakin memanaskan suasana.
Ia menyebut bahwa sebagian penggemar drama Korea terlalu fanatik dan rasis.
Bahkan, ia mengatakan bahwa ia tidak membutuhkan mereka sebagai penonton.
Pernyataan ini semakin memperburuk citranya di mata publik dan memicu gelombang seruan boikot yang lebih besar.
Baca Juga: Kericuhan Sidang Hotman Paris vs Razman Arif, Firdaus Oiwobo Injak Meja, Netizen Heboh!
Bioskop Kosong, Netizen Berbagi Bukti di Media Sosial
Setelah film ini resmi tayang, netizen mulai membagikan bukti bahwa banyak bioskop yang kosong saat pemutaran film A Business Proposal.
Beberapa tangkapan layar dari situs penjualan tiket online menunjukkan kursi-kursi kosong di berbagai kota, seperti Semarang, Malang, dan Tangerang.
Seorang netizen menulis
"Di Semarang dari 7 bioskop XXI, yang ada penontonnya cuma 2 bioskop, yang lainnya kosong wkwk, ini di jam tayang 18.45 ya."