PURWAKARTA ONLINE - Karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memasuki babak baru setelah dirinya resmi dipecat dari keanggotaan PDIP.
Keputusan ini diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, pada 16 Desember 2024.
Hasil survei yang dirilis Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menempatkan Partai Gerindra sebagai pilihan ideal bagi Jokowi.
Sebanyak 37,84% responden, yang sebagian besar berlatar belakang akademisi dan aktivis, mendukung langkah tersebut.
Baca Juga: Berapa Uang Pesangon Karyawan ANTV yang Kena PHK?
Namun, masuknya Jokowi ke Gerindra bisa menjadi pedang bermata dua.
Ali Ramadhan, Wakil Direktur LPI, mengingatkan potensi konflik politik dengan Presiden Prabowo Subianto jika langkah ini tidak diatur dengan matang.
Di sisi lain, ada pandangan yang menyarankan Jokowi untuk membentuk partai baru.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai, hal ini penting untuk membuktikan kekuatan politik Jokowi tanpa bergantung pada partai besar.***
Artikel Terkait
Saldo DANA Gratis! Ini Tips dan Trik Klaim Link DANA Kaget Hari Ini
Diskon Listrik PLN 2025: Pelanggan Tidak Perlu Daftar, Proses Otomatis!
Shin Tae-yong Siap Kerja Keras Hadapi Filipina di Piala AFF 2024
Cara Mudah Membuat Gambar Menggunakan Meta AI di WhatsApp
Buat Gambar Keren di WhatsApp dengan Meta AI: Begini Caranya!
Ciptakan Gambar Unik di WhatsApp dengan Meta AI: Simak Caranya!
Timnas Indonesia Harus Fokus pada Kemenangan, Bukan Bertahan Lawan Filipina?
PHK Massal Divisi Produksi ANTV, Apa yang Terjadi?
Berapa Uang Pesangon Karyawan ANTV yang Kena PHK?
Cara Klaim Saldo DANA Kaget Rp500 Ribu, Jangan Sampai Terlewat Hari Ini!