Mereka menyatakan bahwa Aulia memiliki riwayat penyakit saraf kejepit yang seringkali kambuh ketika ia merasa kelelahan.
Menurut Susyanto, ada kemungkinan bahwa Aulia menyuntikkan obat anestesi dalam keadaan darurat dan mengalami overdosis, yang berujung pada kematiannya.
"Keluarga menolak keras anggapan bahwa almarhumah meninggal karena bunuh diri. Ini adalah murni kecelakaan medis yang disebabkan oleh penyakit yang sudah lama dideritanya," tegas Susyanto dalam keterangan pers di rumah keluarga Aulia di Tegal.
Dugaan Perundungan dan Tuntutan Penyelidikan
Kematian Aulia juga memunculkan dugaan adanya perundungan (bullying) yang dialaminya selama menjalani program spesialisasi.
Hal ini diperkuat oleh surat dari Kementerian Kesehatan yang mengindikasikan adanya dugaan perundungan yang dialami Aulia selama menjalani pendidikan di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Bahkan, Kemenkes RI telah meminta agar program Anestesi di Undip dihentikan sementara untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena, mengatakan bahwa pihaknya tengah mendalami bukti-bukti yang ada, termasuk memeriksa buku harian Aulia dan rekaman CCTV di sekitar tempat tinggalnya.
"Kami masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut sebelum dapat memastikan apakah perundungan ini menjadi penyebab utama kematian korban," ujar Andika.
Aksi Solidaritas BEM Undip
Kematian Aulia juga mendapatkan perhatian dari mahasiswa Universitas Diponegoro.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip menggelar aksi solidaritas yang diikuti oleh perwakilan dari 11 fakultas dan 1 sekolah vokasi, untuk menuntut keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus ini.
Aksi tersebut berlangsung pada Minggu, 18 Agustus 2024, di Stadion Undip, Semarang, sebagai bentuk keprihatinan dan dukungan moral bagi keluarga Aulia.
Baca Juga: PERSIB Bandung Gebrak Latihan Terakhir Sebelum Tandang ke Dewa United
Artikel Terkait
5 Pekerjaan Paling Cocok untuk Gen Z di Era Digital: Fleksibel, Kreatif, dan Tanpa Modal Besar!
Profesi Ideal untuk Gen Z: Temukan Karier Kreatif dan Teknologi yang Bikin Kamu Semangat Bangun Pagi!
PERSIB Bandung Gebrak Latihan Terakhir Sebelum Tandang ke Dewa United
PERSIB Siap Tampil Maksimal Hadapi Dewa United di Liga 1 2024-25
Mateo Kocijan: Gelandang Kunci PERSIB di Liga 1 2024-25
Tragis! Dokter Aulia Risma Lestari Tewas di Kos, Dugaan Bunuh Diri Picu Isu Perundungan di PPDS Undip
Dokter Aulia Risma Diduga Bunuh Diri Akibat Bullying: Fakta Mengejutkan di Balik Tragedi di Kos Semarang
Misteri Kematian dr. Aulia: Tewas di Kamar Kos, Dugaan Bunuh Diri atau Tertuduh Perundungan?
Tragis! Dokter Aulia Risma Lestari PPDS UNDIP Diduga Bunuh Diri, Polisi Selidiki Dugaan Bullying
Tragis! Dokter Aulia PPDS di RSUP Kariadi Semarang Diduga Bunuh Diri, Tersiksa oleh Perundungan dan Tekanan