Baca Juga: Selamat! Shio Tikus Diprediksi Beruntung di Tahun Ular Kayu 2025
3. Krioterapi
Krioterapi menggunakan nitrogen cair bersuhu sangat rendah untuk membekukan dan menghancurkan jaringan tahi lalat.
Efek samping yang mungkin terjadi adalah luka lepuh, tetapi biasanya akan sembuh dalam 7–10 hari.
4. Bedah Laser
Prosedur ini menggunakan sinar laser untuk menghancurkan sel-sel tahi lalat.
Meski minim rasa sakit, metode ini dapat menyebabkan hiperpigmentasi atau bekas luka pada kulit.
5. Bedah Listrik (Kauterisasi)
Teknik ini menggunakan alat kauter yang dialiri listrik untuk membakar jaringan tahi lalat.
Proses ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali agar tahi lalat benar-benar hilang.
Jika ingin menghilangkan tahi lalat, pastikan berkonsultasi dengan dokter untuk memilih metode yang paling sesuai.
Baca Juga: Abang Ijo Hapidin, Siapkan Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Purwakarta
Jangan mencoba menghilangkan tahi lalat sendiri karena dapat menimbulkan risiko kesehatan.***